Bye-Bye Impor! Mentan Amran Targetkan RI Swasembada Bawang Putih 5 Tahun Lagi
Jakarta, nusaetamnews.com : Indonesia bersiap “cerai” dari ketergantungan impor bawang putih. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa dalam 3 hingga 5 tahun ke depan, Indonesia bakal mandiri pangan untuk komoditas satu ini.
Gak pakai lama, Mentan menyebut misi ini adalah instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. “Bapak Presiden arahkan via telepon hari Sabtu, Minggu tim berangkat, Senin kami sudah di lapangan (NTB). Kita buat program khusus,” ujar Mentan Amran, Senin (9/2).
NTB Jadi ‘Senjata Utama’
Kawasan Sembalun di Nusa Tenggara Barat (NTB) didapuk jadi pilar utama. Kenapa NTB? Karena performanya memang di luar nalar:
- Produktivitas Tinggi: Rata-rata menghasilkan 20 ton per hektar, bahkan ada yang tembus 28 ton per hektar!
- Target Lahan: Minimal 25.000 hektar di NTB, tapi kalau bisa tembus 50.000 hektar, NTB bakal jadi penyuplai utama provinsi lain.
Strategi: ‘Cuma’ Butuh 100 Ribu Hektar
Mentan Amran sangat optimis karena secara angka, target ini tergolong kecil dibanding komoditas lain.
“Tanaman padi saja 7,4 juta hektar bisa kita selesaikan, apalagi cuma 100 ribu hektar untuk bawang putih. Saya rasa 2-3 Gubernur saja sudah bisa bereskan ini, seperti NTB, Sumut, dan Jateng,” tambahnya.
Dukungan Parlemen: Jangan Cuma Beras!
Ambisi ini sejalan dengan dorongan dari Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto). Beliau menekankan bahwa swasembada nggak boleh pilih kasih.
“Saya mendorong swasembada bawang putih dan kedelai juga. Harapannya ke depan, gula, garam, hingga berbagai jenis bawang jangan lagi bergantung dari luar negeri,” tutur Titiek dalam acara Panen Fest 2026 di Jakarta, Sabtu (7/2). (ant/one)