Subscribe

Gerak Cepat Lawan PMK! Penajam Paser Utara Amankan 3.000 Dosis Vaksin Ternak

2 minutes read

Penajam, nusaetamnews.com :  Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) nggak mau main-main soal kesehatan hewan ternak. Mengingat penyakit mulut dan kuku (PMK) masih jadi ancaman serius sejak terdeteksi pada 2020, Dinas Pertanian PPU kini tancap gas melakukan pengendalian intensif dan berkelanjutan.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Risti Pramula, menjelaskan kalau PMK ini ibarat “musuh dalam selimut” buat hewan berkuku genap kayak sapi, kambing, domba, dan kerbau. Sifatnya yang akut dan super menular bikin virus ini harus di-handle dengan serius.

Vaksinasi: Senjata Utama Biar Ternak Nggak Tumbang

Bukan cuma sekadar teori, PPU langsung tancap gas lewat berbagai aksi nyata. Mulai dari vaksinasi massal, edukasi (KIE) ke para peternak, hingga pengawasan ketat lalu lintas ternak dan penerapan biosecurity.

“Peningkatan kekebalan hewan ternak lewat vaksinasi itu langkah paling efektif,” tegas Risti, Minggu (8/2/2026).

Untuk tahap awal tahun 2026 ini, Kabupaten PPU sudah mengamankan amunisi berupa 3.000 dosis vaksin PMK. Rinciannya:

  • 2.000 dosis dari Pemerintah Pusat.
  • 1.000 dosis dari Pemerintah Provinsi Kaltim.

Tim Medis ‘Blusukan’ ke 4 Kecamatan

Biar tepat sasaran, 10 tenaga medis dan paramedis veteriner diterjunkan langsung ke lapangan. Mereka melakukan aksi door-to-door ke lokasi peternak yang tersebar di empat kecamatan di PPU.

Langkah extra mile ini diambil karena dampak PMK nggak cuma bikin hewan sakit. Kalau dibiarkan, produksi ternak bakal anjlok, ekonomi warga bisa rugi besar, sampai urusan dagang produk turunan ternak pun bisa terhambat.

Lewat kolaborasi ini, PPU berkomitmen menjaga ekosistem peternakan tetap sehat dan ekonomi peternak lokal tetap aman dari gempuran virus. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *