Bye-bye Antrean! Pemprov Kaltim Gaspol Bereskan Masalah Stok Bahan Pokok di Mahakam Ulu
Samarinda, nusaetamnews.com : Distribusi bahan pokok penting (bapokting) ke wilayah perbatasan Mahakam Ulu sering kali terhambat masalah klasik: logistik dan BBM. Tapi tenang, Pemerintah Provinsi Kaltim nggak tinggal diam. Saat ini, mereka lagi gerak cepat membereskan “benang kusut” administrasi kapal pengangkut barang biar pasokan ke hulu sungai makin lancar jaya.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Kaltim, Ali Wardana, menyebut fokus utama mereka saat ini adalah memastikan kapal-kapal angkut ini dapat jatah BBM subsidi tanpa drama administrasi lagi.
Pantau Stok Real-Time (Nggak Pake Tipu-Tipu)
Biar nggak ada cerita stok kosong mendadak, Disperindagkop Kaltim bareng Pemkab Mahakam Ulu rutin melakukan pantauan stok secara real-time setiap hari.
- Data Akurat: Hasil pantauan langsung dilaporkan ke pemerintah pusat.
- Target Khusus: Perhatian ekstra diberikan buat wilayah paling ujung seperti Long Apari dan Long Pahangai.
Kabar baiknya, kondisi alam lagi mendukung. Hujan yang mulai turun bikin debit air sungai naik, jadi kapal-kapal besar sudah bisa kembali meluncur membawa barang lewat jalur sungai.
Update Status Kapal: Hampir Kelar!
Masalah legalitas kapal sering jadi penghambat subsidi BBM. Nah, per hari ini, progresnya sudah lumayan banget:
- Total Kapal: Ada 28 kapal angkutan sungai yang beroperasi.
- Progres Izin: 23 unit sedang difasilitasi pengurusan dokumennya.
- Ready to Go: Sekitar 13-14 kapal sudah lengkap administrasinya dan tinggal nunggu izin jalan resmi terbit.
- Tahap Verifikasi: Sisa kapal lainnya sudah setor berkas ke BPH Migas dan Kemenhub.
Siap Operasi Pasar Kalau Harga “Goyang”
Ali Wardana juga menegaskan kalau Pemprov sudah menyiapkan back-up plan. Kalau tiba-tiba harga barang di pasar melonjak, mereka bakal langsung gelar Operasi Pasar untuk intervensi harga.
“Sinergi antarinstansi ini penting banget. Tujuannya cuma satu: warga di hulu Sungai Mahakam dapet kepastian stok barang secara berkelanjutan,” tutup Ali. (ant/one)