Subscribe

Save the Fresh Water Dolphin! Desa Muhuran & Sabintulung Resmi Jadi Garda Terdepan Penyelamat Pesut Mahakam

2 minutes read

Jakarta, nusaetamnews.com : Kabar baik buat kelestarian satwa langka kita! Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) baru saja menetapkan dua desa di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yaitu Desa Muhuran (Kecamatan Kota Bangun) dan Desa Sabintulung (Kecamatan Muara Kaman), sebagai Desa Konservasi Pesut Mahakam.

Dua desa ini menyusul Desa Pela yang sudah lebih dulu jadi pionir. Langkah ini diambil karena kondisi Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) sekarang sudah masuk status kritis alias terancam punah.

Kenapa Pesut Mahakam Begitu Spesial?

Bukan cuma karena bentuknya yang unik, Pesut Mahakam adalah indikator kesehatan Sungai Mahakam. Kalau pesutnya sehat, berarti air sungainya juga oke.

Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLH, Rasio Ridho Sani, menegaskan kalau urusan jaga pesut itu tugas bareng-bareng.

“Pelestarian habitatnya nggak bisa sendirian. Harus kolaboratif antara pemerintah, pengusaha, kampus, LSM, sampai masyarakat lokal,” jelasnya saat mewakili Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, Sabtu (07/02/2026).

Gak Cuma Soal Pesut, Tapi Seluruh Ekosistem

Kawasan Danau dan Sungai Mahakam itu ibarat “supermarket” hayati. Selain pesut, di sana ada bekantan, berang-berang, sampai bangau. Plus, kawasan ini punya peran krusial buat nahan laju perubahan iklim.

Makanya, KLH kasih warning keras buat semua aktivitas di sana:

  • Sektor Bisnis: Transportasi air, kebun, tambang, sampai pariwisata wajib dikelola secara bertanggung jawab. Jangan sampai habitat pesut rusak demi cuan sesaat.
  • Kelola Sampah: Penguatan manajemen sampah dan limbah jadi harga mati supaya perairan nggak tercemar.

Zero Tolerance buat Perusak Lingkungan

KLH/BPLH juga nggak main-main soal pengawasan. Mereka buka pintu lebar-lebar buat kamu yang mau lapor kalau melihat ada indikasi pencemaran atau perusakan lingkungan.

Lapor, Pantau, Tindak: Laporan masyarakat bakal langsung diproses lewat mekanisme penegakan hukum yang tegas.

Pemerintah berharap model kolaborasi di Kutai Kartanegara ini bisa jadi contoh nyata gimana cara jaga alam yang sustainable tapi tetap kasih manfaat yang adil buat semua pihak. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *