Subscribe

“Backing-nya Kiai Besar!” – Presiden Prabowo Ngaku Makin Berani Bela Rakyat di Harlah Satu Abad NU

2 minutes read

Malang, nusaetamnews.com :  Ada suasana beda di Stadion Gajayana, Malang, Minggu pagi ini. Presiden Prabowo Subianto hadir langsung di acara Mujahadah Kubro untuk merayakan Hari Lahir Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU). Di depan ribuan warga nahdliyin, Presiden curhat soal betapa besarnya energi positif yang ia dapatkan setiap kali kumpul bareng keluarga besar NU.

Bagi Presiden, berada di tengah santri dan ulama bukan cuma soal formalitas, tapi soal recharging semangat pengabdian.

Merasa “Diterima” dan Makin Berani

Presiden Prabowo blak-blakan merasa punya keberanian ekstra saat didampingi para ulama.

“Setiap kali saya muncul di tengah santri, di tengah kiai, apalagi ada kiai-kiai besar dan ulama besar di belakang saya, rasanya saya terus jadi lebih berani untuk berbakti dan membela rakyat Indonesia,” ungkapnya disambut riuh jemaah.

Nggak cuma soal keberanian, Presiden juga memuji vibes persatuan dan keguyuban yang dibawa warga NU. Bahkan, ada momen lucu saat ia menyinggung semangat para ibu-ibu di sana.

  • The Power of Emak-Emak: Presiden mengaku terkesan dengan semangat “emak-emak” NU yang menjabat tangannya dengan sangat kuat.
  • Harapan Bangsa: Beliau melihat ada harapan besar untuk Indonesia yang lebih adil lewat solidaritas yang ditunjukkan hari ini.

Menghargai Jejak Sejarah NU

Presiden Prabowo nggak lupa mengingatkan kalau NU adalah salah satu pilar utama yang menjaga Indonesia tetap tegak selama satu abad terakhir. Beliau menyinggung sejarah epik di Jawa Timur—khususnya Surabaya—saat rakyat dan para kiai bersatu melawan pemenang Perang Dunia II.

“Kita buktikan kalau bangsa Indonesia nggak mau tunduk lagi sama penjajah. NU selalu berusaha menjaga persatuan, dan itulah pelajaran sejarah yang sangat berharga buat kita sekarang,” tegasnya.

Mengapa Ini Penting?

Kehadiran Presiden di momen seabad NU ini menegaskan sinergi kuat antara pemerintah dan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Fokusnya jelas: persatuan, keadilan sosial, dan menjaga kedaulatan negara. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *