Bye Cash! Transaksi Digital di Kukar Tembus Rp15 Triliun, QRIS Naik Drastis 200 Persen
Tenggarong, nusaetamnews.com : Kutai Kartanegara (Kukar) makin serius pamer “otot” digitalnya. Bukan cuma sekadar gaya-gayaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar sukses mencatatkan rekor transaksi ekonomi digital yang fantastis sepanjang tahun 2025: Rp15 triliun!
Sekda Kukar, Sunggono, mengungkapkan kalau digitalisasi ini nggak cuma buat belanja di pasar atau kafe, tapi sudah mendarah daging di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hasilnya? Birokrasi jadi lebih efisien, aman, dan transparan.
QRIS Jadi Bintang Utama
Dari total transaksi Rp15 triliun tersebut, ada beberapa fakta menarik yang bikin geleng-geleng kepala:
- QRIS Meroket: Penggunaan QRIS di Kukar mencapai Rp1,27 triliun. Angka ini naik tajam 200 persen dibanding tahun 2024. Bukti kalau warga Kukar sudah makin terbiasa tinggal “scan” lewat HP.
- Uang Elektronik (UE): Transaksi via dompet digital menyumbang Rp831 miliar, naik 19 persen.
- Kartu Tetap Juara: Transaksi pakai kartu (APMK) masih mendominasi dengan nilai Rp12,9 triliun, naik 12 persen dari tahun sebelumnya.
Sinergi Bareng OJK dan Perbankan
Kesuksesan ini nggak lepas dari kolaborasi apik antara Pemkab Kukar, Bank Indonesia, OJK Kaltimra, dan Bank Kaltimtara. Lewat forum strategis di Balikpapan, Selasa (3/2), mereka sepakat buat terus memperkuat ekosistem keuangan digital ini.
Gak cuma soal transaksi warga, pemerintahannya juga ikutan upgrade pakai Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD RI). Jadi, laporan keuangan daerah sekarang lebih real-time dan minim celah buat “main mata”.
“Forum ini jadi wadah strategis buat nyamain persepsi. Kita pengen tata kelola keuangan daerah makin solid dan berbasis digital penuh,” ujar Sunggono, Rabu (4/2/2026).
Kenapa Ini Penting?
Dengan transaksi yang makin terekam secara digital, ekonomi inklusif di Kukar makin nyata. Pelaku UMKM jadi lebih gampang punya track record keuangan, dan pemerintah pun lebih mudah memantau perputaran duit daerah untuk pembangunan yang lebih tepat sasaran.(ant/one)