Bukan Cuma Jadi Penonton, Warga Lokal IKN Kini Resmi Jadi Pemandu Ekowisata Bersertifikat!
NUSANTARA, nusaetamnews.com : Ibu Kota Nusantara (IKN) makin hari makin ramai dikunjungi orang. Tercatat, pas libur Nataru kemarin aja ada sekitar 270 ribu orang yang datang buat lihat langsung progres ibu kota baru kita. Nah, biar pengunjung nggak cuma sekadar foto-foto tanpa arah, Otorita IKN (OIKN) baru saja tancap gas menyiapkan local heroes buat jadi pemandu wisata profesional.
Lewat program sertifikasi yang digelar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) pada Selasa (3/2/2026), OIKN membuktikan kalau warga lokal nggak boleh cuma jadi penonton di rumah sendiri.
Upgrade Skill Biar Makin Pro
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (3–5 Februari) ini diikuti oleh 20 peserta terpilih. Mereka berasal dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Hutan Adat Balik Sepaku dan pemandu binaan OIKN.
Nggak main-main, mereka nggak cuma duduk dengerin teori, tapi langsung “terjun payung” praktik memandu pengunjung di wilayah KIPP. Tujuannya? Biar mereka punya standar pelayanan kelas dunia tapi tetap dengan kearifan lokal.
“Kompetensi itu bekal. Sesuai aturan, pemandu wisata itu wajib punya sertifikasi. Ini berlaku tiga tahun dan harus terus diasah biar nggak tumpul, apalagi ini sektornya eco-tourism yang spesifik banget,” kata Hairullah Gazali, Direktur LSP Jana Dharma Indonesia.
IKN: Kota Karakter Indonesia
Wakil Kepala SKB Bank Indonesia, Dhony Iwan Kristanto, yang ikut support acara ini, mengaku amazed sama perkembangan IKN. Menurutnya, IKN adalah kota yang punya “nyawa” dan karakter asli Indonesia. Dengan lonjakan pengunjung yang gila-gilaan, kebutuhan akan pemandu yang paham storytelling soal alam dan budaya IKN jadi kunci utama.
Destinasi Mana Aja yang Bakal Jadi “Jualan” Utama?
Dengan pemandu yang sudah tersertifikasi, kamu nantinya bisa menjelajahi IKN dengan pengalaman yang lebih deep. Beberapa spot yang siap dipromosikan antara lain:
- Gunung Parung
- Air Terjun Tembinus
- Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP)
- Dan berbagai spot potensial lainnya yang masih “hidden gem”.
Komitmen: Masyarakat Lokal Adalah Aktor Utama
Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif OIKN, Muhsin Palinrungi, menegaskan kalau ini adalah langkah nyata biar pertumbuhan ekonomi di IKN itu inklusif. Artinya, masyarakat setempatlah yang jadi motor penggerak ekonominya.
Jadi, kalau nanti kamu main ke IKN, jangan heran kalau pemandunya keren-keren dan jago banget jelasin ekosistem di sana. Mereka bukan sekadar tunjuk jalan, tapi garda terdepan pelestarian alam Nusantara. (one)