Subscribe

Penting! Tips Dokter Spesialis Anak Biar Si Kecil Cerdas & Anti-Stunting: Fokus ke Protein Hewani!

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Mau punya anak yang cerdas dan tumbuh maksimal? Kuncinya bukan cuma di stimulasi, tapi di isi piringnya! Dokter Spesialis Anak dari IDAI Kaltim, dr. Magdalena Rusady Goey, membagikan rahasia penting soal nutrisi anak yang wajib banget dipahami orang tua masa kini.

Gizi yang tepat di awal kehidupan bukan cuma soal tinggi badan, tapi investasi jangka panjang biar si kecil terhindar dari penyakit seperti diabetes dan jantung saat mereka dewasa nanti.

Feeding Rules yang Wajib Kamu Tahu:

Bukan cuma soal apa yang dimakan, tapi bagaimana cara memberikannya. Dr. Magdalena kasih bocoran aturannya:

  • ASI Eksklusif: Disiplin selama 6 bulan pertama tanpa tambahan apa pun.
  • MPASI Menu Lengkap: Begitu masuk 6 bulan, jangan kasih menu tunggal (misal: cuma pisang atau hanya bubur beras). Harus ada karbo, lemak, dan vitamin.
  • Protein Hewani > Nabati: Ini penting! Utamakan daging, telur, atau ikan daripada tahu-tempe karena protein hewani lebih efektif buat pertumbuhan otak.
  • Jadwal Makan: 3x makan utama + 2x selingan (snack). Durasi makan maksimal 30 menit saja ya, biar si kecil belajar kenal rasa lapar dan disiplin.

Daftar “Dilarang Masuk” untuk Bayi di Bawah 1 Tahun:

Hati-hati, beberapa makanan ini sering dianggap sehat padahal berbahaya buat bayi:

  1. Gula & Garam: Hindari dulu biar ginjalnya nggak kerja berat.
  2. Jus Buah: Cuma bikin kenyang palsu tapi seratnya kurang. Mending buah potong langsung!
  3. MADU (Paling Bahaya!): Jangan kasih madu ke bayi di bawah 1 tahun karena risiko keracunan bakteri botulisme.

Rahasia Hormon Pertumbuhan: Tidur Jam 11 Malam!

Ternyata, makanan bergizi aja nggak cukup. Dr. Magdalena mengingatkan pentingnya jam tidur. Hormon pertumbuhan (HGH) bakal bekerja maksimal kalau anak sudah dalam kondisi tidur nyenyak (deep sleep) di sekitar jam 11 malam. Jadi, pastikan si kecil sudah bobok ganteng jauh sebelum jam itu, ya! “Suplemen vitamin umumnya nggak perlu kalau makanannya sudah bergizi seimbang, kecuali Vitamin D, Zat Besi, dan Vitamin A yang memang direkomendasikan,” tambahnya. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *