Collab Maut Pemkab Berau & Baznas: Angka Kemiskinan Berhasil “Anjlok” Lampaui Target!
TANJUNG REDEB, nusaetamnews.com: Siapa bilang urusan kemiskinan cuma PR pemerintah? Di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, sinergi antara Pemkab dan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) terbukti jadi game changer.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan kalau Baznas bukan cuma tempat setor zakat, tapi instrumen keren buat bangun keadilan sosial. Hasilnya? Angka kemiskinan di Berau sukses terjun bebas!
Data Gak Bisa Bohong: Tren Menurun Drastis
Dulu mungkin kita skeptis, tapi data BPS per Maret 2025 menunjukkan angka yang bikin optimis. Target penurunan 5% yang dipasang di RPJMD ternyata nggak cuma tercapai, tapi terlampaui!
| Tahun | Angka Kemiskinan |
| 2021 | 6,3% |
| 2024 | 5,08% |
| 2025 (Maret) | 4,4% |
Artinya, ada sekitar 6.000 warga Berau yang berhasil “merdeka” dan keluar dari garis kemiskinan. Gak cuma jumlah orangnya yang berkurang, tapi “beban” kemiskinan (indeks kedalaman & keparahan) juga makin ringan. Big win for Berau!
Bukan Sekadar Kasih Uang, Tapi Kasih “Kail”
Baznas Berau punya cara asyik buat berdayakan warga lewat program Zakat Community Development (ZCD). Awal Januari ini, mereka baru saja kasih bantuan modal usaha yang relatable banget:
- Motor Gerobak: Buat para pelaku UMKM biar bisa jualan lebih jauh dan makin produktif.
- Rumah Layak Huni Baznas (RLHB): Program renovasi rumah biar warga punya tempat tinggal yang lebih sehat dan manusiawi.
Kepemimpinan Baru, Semangat Baru
Senin (12/1) kemarin, Bupati Sri Juniarsih resmi melantik lima pimpinan Baznas Berau periode 2025–2030. Pesannya jelas: Sinergi adalah kunci. Dengan dana zakat yang dikelola secara transparan dan tepat sasaran, pembangunan daerah bakal makin terasa manfaatnya sampai ke lapisan bawah.
“Penyelesaian persoalan kemiskinan akan lambat kalau hanya dilakukan pemerintah sendiri. Perlu pelibatan lintas sektor agar target kita terus terlampaui,” ujar Bupati Sri. (ant/one)