Gak Cuma Tambang! Investasi Pertanian Kaltim Tembus Rp8,9 Triliun, Target 2025 Hampir Goal!
SAMARINDA, nusaetamnews.com : Kalimantan Timur ternyata makin serius menunjukkan “taringnya” di sektor hijau. Hingga Triwulan III-2025, investasi di sektor pertanian (tanaman pangan, perkebunan, hingga peternakan) sukses menyentuh angka Rp8,97 triliun.
Kepala DPMPTSP Kaltim, Fahmi Prima Laksana, menyebutkan kalau modal ini masuk lewat jalur Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) yang tersebar hampir di seluruh wilayah Kaltim.
Kabupaten “Powerhouse” Pertanian
Dari 10 kabupaten/kota, cuma Kota Bontang yang absen di sektor ini karena mereka memang lebih fokus ke industri dan jasa. Sementara itu, kabupaten lain justru lagi growth banget:
- Kutai Timur: Jadi juara PMDN dengan suntikan dana Rp1,99 triliun (naik signifikan dibanding 2024 yang cuma Rp1,26 triliun).
- Kutai Barat: Berhasil menarik Rp1,57 triliun.
- Berau: Meroket tajam ke angka Rp1,36 triliun (padahal tahun sebelumnya cuma di angka Rp263 miliaran!).
- Kutai Kartanegara: Masih stabil dengan sumbangan Rp826,8 miliar.
Kabar Penanaman Modal Asing (PMA)
Untuk urusan modal dari luar negeri, per September 2025 tercatat terkumpul Rp1,76 triliun. Memang ada sedikit penurunan dibanding tahun 2024, tapi tenang, data Triwulan IV masih dalam proses penghitungan.
Kutai Kartanegara tetap jadi primadona investor asing dengan kontribusi Rp606,07 miliar, disusul Berau yang justru naik ke angka Rp426,87 miliar.
On Track Menuju Target!
Secara keseluruhan (semua sektor), Kaltim sebenarnya lagi “panen” investasi. Total modal yang masuk sudah mencapai Rp70,43 triliun.
Dengan target tahunan sebesar Rp76,02 triliun, Pemprov Kaltim optimis banget bakal melampaui target alias overachieved begitu data akhir tahun masuk semua.
“Kami optimis target itu bakal terealisasi, bahkan melampaui target,” ujar Fahmi dengan nada yakin. (ant/one)