Subscribe

Tabang Dikepung Banjir 2 Meter, Dinsos Kaltim Siagakan 3.000 Paket Logistik ‘Sat-Set’!

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnesw.com :  Kecamatan Tabang di Kutai Kartanegara (Kukar) sedang diuji. Banjir besar akibat luapan Sungai Belayan sempat merendam 18 desa dengan ketinggian air mencapai dua meter pada Minggu (11/1/2026). Dampaknya nggak main-main: jembatan putus, sekolah terendam, hingga listrik padam total karena pasokan solar ke PLN terhambat.

Merespons kondisi darurat ini, Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur langsung pasang badan. Ribuan paket bantuan logistik sudah disiagakan di gudang penyangga untuk dikirim ke lokasi bencana.

“Stok logistik kita sangat aman. Ada tambahan kiriman dari Kemensos di akhir tahun kemarin, jadi sisa 3.000 paket siap kami optimalkan untuk warga terdampak,” ujar Kabid Linjamsos Dinsos Kaltim, Achmad Rasyidi, di Samarinda, Selasa (13/1/2026).

1. Paket Nutrisi Lengkap & Perhatian Khusus Buat Perempuan

Bantuan yang disiapkan bukan cuma sekadar mi instan. Dinsos Kaltim memastikan asupan nutrisi warga tetap terjaga dengan komposisi:

  • 2.500 Paket Makanan Siap Saji: Beras, kornet, susu, minyak goreng, hingga kue kaleng.
  • Kebutuhan Sanitasi: Ada stok pembalut wanita yang dikemas khusus agar kebutuhan dasar perempuan tetap terpenuhi di pengungsian.

2. Update Kondisi: Air Mulai Surut, Tim Tagana Siaga 1

Kabar baiknya, laporan dari relawan dan petugas di lapangan menunjukkan debit air di wilayah hulu mulai surut dan bergerak ke arah hilir. Meski begitu, tim Tagana (Taruna Siaga Bencana) tetap dalam status Siaga Penuh.

“Kita terus pantau situasi secara intensif. Begitu data asesmen lengkap dan ada permintaan resmi dari Dinsos Kukar, armada bantuan langsung kita berangkatkan,” tambah Rasyidi.

3. Sinergi Lintas Sektoral

Biar bantuan nggak salah sasaran, Dinsos Kaltim terus memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak, mulai dari Babinkamtibmas, Babinsa Tabang, hingga pemerintah kecamatan setempat. Sinergi ini krusial mengingat akses darat sempat lumpuh total dan distribusi energi (listrik) masih mengalami kendala teknis.

Pemerintah menjamin cadangan logistik di gudang provinsi sangat mumpuni untuk menghadapi tantangan bencana hidrometeorologi di awal tahun 2026 ini. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *