Subscribe

Sepak Bola Bukan Tempat Teror! Keluarga Thom Haye Kena Ancaman Pembunuhan, Persib Pasang Badan

2 minutes read

Bandung, nusaetamnews.com : Di tengah euforia kemenangan Persib atas Persija, terselip kabar kelam yang mencoreng sportivitas. Gelandang andalan Persib dan Timnas Indonesia, Thom Haye, mengungkapkan bahwa keluarganya menerima ancaman pembunuhan (death threats) melalui pesan pribadi usai laga panas di GBLA, Minggu (11/1).

Manajemen Persib Bandung pun bereaksi keras. Manajer Persib, Umuh Muchtar, mengecam tindakan oknum tersebut yang dinilai sudah sangat melewati batas.

“Jangan Bawa-Bawa Keluarga”

Umuh menegaskan bahwa rivalitas di lapangan hijau tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan kekerasan verbal, apalagi sampai meneror keluarga pemain.

“Di mana pun tidak ada yang dibenarkan mengancam seperti itu, apalagi membawa-bawa keluarga. Ini sangat kami sesalkan. Sepak bola itu olahraga, bukan ajang ancam-mengancam,” tegas Umuh di Bandung, Senin (12/1).

Umuh juga memastikan bahwa kasus ini akan diseret ke jalur hukum. Ia yakin kepolisian bisa dengan mudah melacak pelaku lewat jejak digital yang ditinggalkan. “Pasti akan kena sanksi hukum. Ada nomor dan jejaknya, gampang dilacak,” tambahnya.

Curhat Thom Haye: Sepak Bola Seharusnya Tidak Sejauh Ini

Thom Haye sendiri sempat mengunggah keresahannya melalui Instagram Story. Sebagai pemain profesional, ia mengaku siap menerima tekanan di lapangan, namun keselamatan keluarganya adalah harga mati.

“Saya bisa menerima banyak hal sebagai profesional, tapi saya mohon dengan hormat kepada orang-orang yang mengirim ancaman kematian kepada keluarga saya untuk berhenti. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu,” tulis pemain berjuluk The Professor tersebut.

Support Penuh untuk Sang Maestro

Pihak manajemen meminta Thom Haye untuk tetap tenang dan fokus, sembari memastikan keamanan sang pemain dan keluarganya akan terus dipantau.

Haye pun mengajak seluruh suporter untuk melakukan refleksi besar: mari bangun lingkungan sepak bola yang aman bagi siapa pun—pemain, suporter, dan masa depan sepak bola Indonesia itu sendiri. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *