Kejar Setoran PAD, Bupati Kukar Cari Bos Perseroda yang “Visioner” dan Anti-Wacana
Tenggarong, nusaetamnews.com : Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, memberikan warning keras kepada jajaran perusahaan perseroan daerah (perseroda). Ia menegaskan bahwa perseroda bukan sekadar entitas bisnis, tapi harus jadi mesin pendulang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
“Misi perseroda wajib inline dengan kebijakan pemda. Kita butuh sinergi biar pembangunan makin gaspol,” ujar Aulia saat memimpin wawancara akhir calon Direktur Utama PT Kukar Sejahtera Dambaan Etam (KSDE) di Tenggarong, Minggu (11/1).
Dalam seleksi head-to-head dua kandidat bos KSDE tersebut, Aulia menekankan tiga poin krusial yang harus dimiliki sang dirut terpilih:
- Good Corporate Governance: Tata kelola perusahaan harus transparan dan jauh dari praktik “main mata”.
- Kinerja Profitabel: Mampu mengonversi potensi bisnis (energi, konstruksi, hingga ekonomi kreatif) menjadi cuan untuk PAD.
- Social Impact: Kehadiran perusahaan harus bikin publik merasa terbantu, bukan malah jadi beban daerah.
Sebagai informasi, PT KSDE adalah “tangan kanan” bisnis Pemkab Kukar yang bergerak di sektor strategis mulai dari kelistrikan, agro industri, hingga ekonomi kreatif. Aulia ingin dirut baru nanti tidak hanya sekadar duduk di balik meja, tapi menjadi motor inovasi yang mampu membawa perusahaan mandiri dan punya daya saing tinggi.
“Kita cari yang punya komitmen kuat dan kepemimpinan visioner. Hasil seleksinya bakal diumumkan dalam waktu dekat,” tambah sang Bupati.
Ketua Pansel, Ahyani Fadianur Diani, mengonfirmasi bahwa dari lima pendaftar awal, kini hanya tersisa dua kandidat terkuat yang telah melalui ujian berat hingga ke tahap wawancara akhir ini. Siapa yang akan memimpin raksasa bisnis lokal Kukar? Kita tunggu saja update-nya. (ant/one)