Kabar Segar! PPU Aktifkan WTP Baru di Waru, 1.000 Rumah Bakal Segera ‘Ngocor’ Air Bersih
PENAJAM PASER UTARA, nusaaetamnews.com: Akses air bersih di Penajam Paser Utara (PPU) kini makin luas! Pemerintah Kabupaten PPU melalui Perumda Air Minum Danum Taka siap mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air atau Water Treatment Plant (WTP) baru di Kecamatan Waru.
Gak main-main, fasilitas baru ini punya kapasitas distribusi 10 liter per detik yang sanggup melayani hingga 1.000 sambungan baru untuk rumah tangga.
“WTP ini baru saja tuntas dibangun dan siap mengakomodasi seribu sambungan air bersih. Ini jadi langkah nyata kita buat meningkatkan layanan ke masyarakat,” ujar Direktur Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid, di Penajam, Kamis (8/1/2026).
Double Power di Kecamatan Waru
Dengan aktifnya instalasi ini, Kecamatan Waru kini punya dua unit WTP dengan kapasitas masing-masing 10 liter per detik. Artinya, total produksi air bersih di wilayah tersebut sekarang tembus 20 liter per detik.
Menariknya, layanan dari WTP yang bersumber dari Embung Waru ini nggak cuma buat warga Waru saja, tapi juga bakal menjangkau sebagian warga pesisir di Kelurahan Tanjung Tengah, Kecamatan Penajam.
Sekilas Proyek WTP Waru:
- Anggaran: Rp3,4 Miliar (APBD 2025).
- Pengerjaan: Selesai dibangun oleh Dinas PUPR PPU pada 2025.
- Target Utama: Warga pesisir dan wilayah Kecamatan Waru.
Kejar Target 60% dalam 5 Tahun
Meski progresnya sudah kelihatan, PR pemerintah setempat masih cukup banyak. Saat ini, cakupan layanan air bersih di PPU baru di angka 30 persen—dengan 26 dari 54 desa/kelurahan yang terlayani.
“Target kita besar, dalam lima tahun ke depan cakupan layanan harus mencapai 60 persen. Kita ingin memastikan lebih banyak lagi desa dan kelurahan yang merasakan aliran air bersih,” tambah Rasyid.
Sinergi IKN & Kerjasama Korporasi
Selain WTP di Waru, Pemkab PPU juga melakukan langkah strategis lainnya:
- Manfaatkan WTP PT ITCI: Untuk memenuhi kebutuhan air di Kelurahan Maridan, Sepaku.
- Optimasi Hibah Kementerian PU: Instalasi 50 liter per detik di Intake Sungai Telake kini dimanfaatkan untuk melayani wilayah Kecamatan Sepaku, termasuk perkantoran di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Transformasi layanan air bersih ini diharapkan jadi pondasi kuat bagi PPU sebagai daerah mitra utama IKN, agar masyarakat lokal pun bisa menikmati fasilitas standar ibu kota.(ant/one)