Subscribe

Persiapan ‘Generasi Emas’! Kukar Siapkan 72 Dapur Gizi untuk Program Makan Bergizi Gratis

2 minutes read

TENGGARONG – Langkah besar menuju Indonesia Emas 2045 mulai dipacu dari dapur sekolah. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini tengah serius memastikan kualitas asupan anak sekolah lewat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai motor utama program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menegaskan bahwa gizi yang cukup bukan sekadar urusan perut kenyang, tapi soal masa depan kecerdasan anak bangsa.

“Program MBG ini adalah kunci untuk ningkatin kualitas SDM kita, terutama buat anak sekolah dan kelompok rentan. Kita ingin mereka dapat asupan seimbang untuk menstimulasi kecerdasan,” ujar Rendi di Tenggarong, Rabu (7/1/2026).

72 Titik Dapur Gizi Siap Beraksi

Kukar nggak main-main dalam menyiapkan infrastruktur pendukung. Saat ini, total ada 72 unit SPPG yang disiapkan di seluruh wilayah Kukar:

  • 22 Unit: Sudah resmi beroperasi.
  • 50 Unit: Sedang dalam proses finishing dan ditargetkan tuntas serta bisa digunakan tahun ini juga.

Intip Dapur SPPG: Higienis & Melibatkan Warga

Sehari sebelumnya, Rendi sempat mampir untuk meninjau dapur SPPG di Desa Kota Bangun Ilir. Di sana, ia memberikan pesan keras kepada para pengelola: Kebersihan dan nilai gizi adalah harga mati!

“Persiapan petugas di SPPG harus matang banget. Mulai dari kondisi dapur, proses distribusi, sampai kualitas makanan yang tersaji harus standar tinggi. Komitmen kita, makanan ini harus sehat, higienis, dan bikin anak-anak makin cerdas,” tegasnya.

Khusus untuk SPPG di pedesaan seperti Kota Bangun Ilir, ditargetkan bakal mulai running akhir Januari ini dengan melayani sekitar 2.600 siswa.

Serap Tenaga Lokal

Kerennya lagi, program ini juga memberdayakan warga sekitar. Selain tim inti yang terdiri dari Kepala SPPG, ahli gizi, dan administrator, tiap unit juga didukung oleh relawan lokal. Di Kota Bangun saja, ada 21 relawan dari masyarakat setempat yang membantu mulai dari persiapan bahan, memasak, hingga distribusi ke sekolah-sekolah.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat, Kukar optimis program Makan Bergizi Gratis ini bukan cuma jadi tren sesaat, tapi jadi investasi jangka panjang bagi kesehatan anak-anak di ‘Benua Etam’. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *