Subscribe

Gak Ada Lagi “Uang Pas”, Balikpapan Uji Coba Bayar Parkir Tepi Jalan Pakai QRIS!

2 minutes read

BALIKPAPAN,nusaetamnews.com: Kabar gembira buat warga Balikpapan yang sering ribet cari receh buat bayar parkir. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan resmi memulai uji coba sistem parkir nontunai di kawasan Balikpapan Permai (BP). Langkah ini diambil buat membenahi layanan parkir tepi jalan yang selama ini sering jadi sorotan karena masalah transparansi.

Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Balikpapan, Idham, menjelaskan kalau skema barunya simpel banget: semua transaksi wajib pakai QRIS.

“Pembayaran dilakukan lewat mesin EDC yang dibawa oleh petugas parkir. Jadi, pas kendaraan mau keluar, petugas bakal generate kode QRIS, dan pengemudi tinggal scan pakai HP. Beres!” ujar Idham, Rabu (7/1).

Target: Bye-bye Kebocoran Retribusi!

Kenapa sih harus digital? Data nggak bisa bohong. Ternyata, selama ini ada celah besar dalam pendapatan daerah dari sektor parkir. Di tahun 2025 saja, realisasi retribusi parkir Balikpapan cuma terkumpul di kisaran Rp300–400 juta, padahal targetnya mencapai Rp2 miliar.

Sistem manual yang selama ini dipakai dinilai lemah dalam pengawasan, sehingga potensi “bocor” sangat tinggi. Dengan QRIS:

  • Transparan: Uang langsung masuk ke kas daerah.
  • Terpantau: Setiap transaksi tercatat secara real-time.
  • Minimalisir Pungli: Mengurangi praktik pungutan tidak resmi yang meresahkan warga.

Dukungan Bank Indonesia: Menuju Balikpapan Digital

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, juga mendukung penuh gerakan ini. Menurutnya, parkir adalah pintu masuk paling pas buat membiasakan warga bertransaksi digital karena bersentuhan langsung dengan aktivitas harian.

“Keberhasilan di Balikpapan Permai ini bakal jadi tolok ukur. Kalau oke, kita bakal dorong digitalisasi di sektor lain,” kata Robi.

Bahkan, ia membocorkan kalau Pantai Manggar jadi kandidat lokasi selanjutnya untuk penerapan sistem nontunai total, mulai dari tiket masuk, parkir, sampai belanja di pedagang lokal.

Apa Selanjutnya?

Kalau uji coba di kawasan BP ini efektif dan diterima publik dengan baik, Pemkot Balikpapan bakal memperluas sistem ini ke titik-titik parkir lain yang selama ini rawan parkir liar. Jadi, buat warga Balikpapan, siap-siap top-up saldo dompet digital kalian ya! (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *