Petani Kaltim “Cuan” Gede! Sepanjang 2025 Tingkat Kemakmuran Terjaga, Sektor Perkebunan Paling Juara
SAMARINDA , nusaetamnews.com: Kabar segar datang dari dunia pertanian Kalimantan Timur. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, sepanjang tahun 2025, para petani di “Bumi Etam” tercatat hidup makmur. Hal ini dibuktikan dengan Nilai Tukar Petani (NTP) yang konsisten nangkring jauh di atas angka 100.
Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, mengungkapkan rata-rata NTP Kaltim sepanjang 2025 berada di angka 146,57. Sebagai catatan, NTP adalah indikator untuk mengukur daya beli petani di desa. Kalau angkanya di atas 100, artinya hasil tani mereka lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup dan modal produksi.
“NTP membandingkan indeks harga yang diterima petani dengan harga yang harus mereka bayar. Semakin tinggi angkanya, semakin kuat daya beli mereka,” jelas Yusniar di Samarinda, Selasa (6/1).
Highlight Angka: Siapa yang Paling Sejahtera?
Jika dibedah per sektor, ternyata para petani perkebunan rakyat adalah yang paling “menyala”. Berikut adalah rincian Nilai Tukar Petani berdasarkan subsektornya:
- Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR): 209,07 (Juara bertahan!)
- Hortikultura (NTPH): 115,21
- Peternakan (NTPT): 108,13
- Tanaman Pangan (NTPP): 102,97
- Nelayan & Pembudidaya Ikan (NTNP): 102,56
Meskipun secara umum makmur, ada sedikit fluktuasi di penghujung tahun. Pada Desember 2025, NTP Kaltim berada di posisi 147,89, alias turun tipis 0,30% dibanding bulan sebelumnya. Pemicunya? Kenaikan harga barang yang harus dibayar petani sedikit lebih cepat (0,43%) dibanding kenaikan pendapatan mereka (0,13%).
Dinamika Akhir Tahun: Hortikultura Lagi Naik Daun
Meski ada sektor yang melandai di bulan Desember seperti perkebunan dan perikanan, subsektor Hortikultura justru melonjak tajam sebesar 3,62%. Begitu juga dengan sektor peternakan yang ikut naik 0,78%.
Secara keseluruhan, meski ada dinamika harga di pasar, potret besar pertanian Kaltim 2025 menunjukkan tren yang sangat positif. Para petani kita tidak hanya sekadar bertahan hidup, tapi benar-benar punya daya beli yang tangguh untuk memulai tahun 2026. (ant/one)