Subscribe

Kaltim Darurat Narkoba? Sitaan Sabu 2025 Melonjak Drastis 1.650 Persen!

2 minutes read

SAMARINDA , nusaetamnews.com: Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur baru saja merilis raport akhir tahun 2025 yang cukup bikin tercengang. Bukan prestasi biasa, jumlah barang bukti sabu yang diamankan melonjak drastis hingga 1.650% dibandingkan tahun lalu!

Kepala BNNP Kaltim, Brigjen Pol Rudi Hartono, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025, pihaknya berhasil menyita total 42,4 kilogram sabu. Sebagai perbandingan, tahun 2024 lalu “hanya” sekitar 3,9 kilogram yang berhasil diamankan.

“Ini kenaikan yang luar biasa. Meski anggaran dan personel terbatas, pengungkapan yang biasanya di bawah 3 kg per tahun, kini tembus 42 kg,” ujar Rudi dalam rilis akhir tahun di Samarinda, Senin (29/12).

Gak Cuma Sabu, Ganja dan Ekstasi Juga Masuk Radar

Selain angka sabu yang fantastis, tim BNNP Kaltim juga mengamankan:

  • 1.861 gram ganja.
  • 684 butir pil ekstasi.
  • 36 tersangka dari 39 berkas perkara.

Tren Tes Urine: Angka Positif Terus Naik

Bukan cuma soal barang bukti, tren penyalahgunaan di lapangan juga terpantau meningkat. Dari 15.720 orang yang ikut tes urine tahun ini, 176 orang dinyatakan positif.

Jika melihat data back-to-back, trennya memang cenderung naik:

  • 2023: 112 orang positif.
  • 2024: 155 orang positif.
  • 2025: 176 orang positif.

Antara Prestasi dan Rasa Prihatin

Meskipun performa BNNP Kaltim dibilang sukses besar secara kinerja, Brigjen Pol Rudi Hartono justru merasa sedih. Baginya, banyaknya barang bukti yang disita adalah alarm keras bahwa Kaltim masih jadi pasar empuk bagi bandar narkoba.

“Saya sedih, karena penangkapan besar artinya barang haram ini masih terus masuk dan potensi korbannya bertambah,” tuturnya jujur.

Strategi 2026: Program “Ananda” Incar Generasi Alpha

Nggak mau terus-terusan main “kejar-kejaran” dengan bandar, BNNP Kaltim menyiapkan strategi prevention yang lebih fresh untuk tahun 2026 lewat program “Ananda” (Aksi Nasional Anti-Narkoba).

Kenapa Ananda?

  • Target: Anak usia dini (PAUD & SD).
  • Goal: Memasukkan edukasi antinarkoba ke dalam kurikulum sekolah.
  • Visi: Memperkuat benteng pertahanan mental anak cucu kita sejak dini sebelum terpapar pergaulan bebas.

BNNP Kaltim by the Numbers (2025)

  • Indeks Kepuasan Masyarakat: 3,72 (Masyarakat puas dengan layanan BNNP).
  • Rehabilitasi: Menangani 179 klien rawat jalan & 145 klien rawat inap.
  • Desa Bersinar: 7 Desa “Bersih Narkoba” resmi dibentuk sebagai garda terdepan di tingkat akar rumput.(ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *