Subscribe

Gaspol! Gubernur Rudy Mas’ud Pastikan Jalur Pesisir Kaltim Mulus demi Ekonomi Rakyat

2 minutes read

KUTAI KARTANEGARA , nusaetamnews.com: Kabar gembira buat warga pesisir Kalimantan Timur! Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas’ud, baru saja melakukan sidak alias peninjauan langsung ke jalur strategis yang menghubungkan Anggana, Muara Badak, hingga Bontang pada Senin (29/12/2025).

Ditemani Wagub Seno Aji, Gubernur Rudy menegaskan kalau infrastruktur jalan pesisir bukan cuma soal aspal, tapi soal “urat nadi” ekonomi masyarakat, terutama buat para pelaku industri perikanan dan kelautan.

Kenapa Jalur Ini Penting Banget?

Kawasan pesisir Kaltim adalah sentra produksi hasil laut. Tanpa jalan yang oke, distribusi logistik bakal terhambat dan bikin harga-harga jadi mahal.

“Jalan pesisir ini sangat vital. Kita nggak boleh biarkan jalan rusak menghambat potensi daerah. Infrastruktur yang layak adalah kunci supaya kesejahteraan masyarakat pesisir maksimal,” tegas Rudy Mas’ud.

Progress Lapangan: Simpang 5 Muara Badak Jadi Primadona

Salah satu yang jadi sorotan dalam kunjungan ini adalah Bundaran Simpang 5 Muara Badak. Sepanjang 900 meter jalan di sana kini punya lebar 14 meter dan kualitasnya dibilang jempolan.

Detail Proyek yang Lagi Berjalan:

  • Ruas Muara Badak – Batas Bontang: Ada rekonstruksi jalan beton (rigid pavement) sepanjang 11 km dengan total anggaran Rp120 miliar (APBD Murni) plus tambahan Rp60 miliar (APBD Perubahan).
  • Ruas Samarinda – Anggana: Pelebaran jalan sepanjang 1,73 km dengan nilai kontrak Rp4,7 miliar.

Targetnya? Semua paket pekerjaan dikebut selesai per 31 Desember ini. Kalaupun ada sisa, bakal dilanjutkan lewat mekanisme perpanjangan kontrak di 2026.

Siap Ambil Alih Jalan “Galau”

Ada hal menarik nih, guys. Gubernur Rudy menyadari masih ada beberapa ruas jalan yang statusnya “abu-abu” alias antara kewenangan kabupaten atau badan usaha (seperti di kawasan pipa Pertamina Muara Badak).

Nggak mau ribet dengan urusan birokrasi yang bikin rakyat susah, Gubernur minta Bappeda segera koordinasi. Bahkan, beliau membuka peluang bagi Pemprov Kaltim untuk ambil alih penanganan jalan-jalan penting yang selama ini belum tertangani maksimal.

Move On ke Bontang

Setelah beres urusan jalan, rombongan Gubernur langsung meluncur ke Kota Bontang. Agenda selanjutnya? Meninjau progres pembangunan Waduk Kanaan dan kawasan Bendali Soekarno-Hatta untuk memastikan manajemen air dan cegah banjir di sana juga berjalan on track. Dalam kunjungan ini, hadir juga Anggota Komisi VI DPR RI, Hj. Sarifah Suraidah, serta jajaran pimpinan perangkat daerah Pemprov Kaltim lainnya. (ray)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *