Subscribe

Zelenskyy Ajukan Gencatan Senjata 60 Hari: “No Peace, No Referendum”

2 minutes read

MOSKOW, nusaetamnews.com : Sinyal perdamaian mulai berkedip di tengah kecamuk perang Rusia-Ukraina. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, baru saja mengusulkan gencatan senjata selama dua bulan. Alasannya? Beliau ingin rakyat Ukraina punya hak suara melalui referendum untuk menentukan masa depan kesepakatan damai.

Dikutip dari harian Dzerkalo Tyzhnia, Rabu (24/12), Zelenskyy menegaskan bahwa referendum tidak akan sah jika dilakukan di bawah dentuman meriam.

Referendum Sebagai Syarat Mutlak

Zelenskyy memaparkan bahwa untuk menjalankan proses demokrasi yang valid, dibutuhkan kondisi negara yang stabil.

  • Timeline: Dibutuhkan minimal 60 hari untuk mempersiapkan dan menggelar referendum.
  • Keabsahan: Tanpa gencatan senjata yang nyata, hasil pemungutan suara dianggap tidak sah secara hukum.
  • Kaitan dengan Pemilu: Sebelumnya, Zelenskyy juga menekankan bahwa gencatan senjata adalah syarat utama jika Ukraina ingin menggelar pemilihan umum kembali.

Respons Dingin dari Kremlin

Di sisi lain, Rusia masih tampak ragu dengan tawaran ini. Moskow berulang kali menegaskan bahwa mereka tidak tertarik pada “gencatan senjata sporadis” yang hanya bersifat sementara.

“Kami menginginkan perdamaian yang berkelanjutan, bukan sekadar jeda untuk mengatur ulang kekuatan,” tegas pihak Kremlin.

‘Trump Factor’ dan Diplomasi Rahasia

Menariknya, di balik layar, Amerika Serikat (di bawah pengaruh tim transisi/pemerintahan baru Trump) sudah mulai bergerak agresif sejak November lalu.

Pertemuan Kremlin: Pada 2 Desember, Vladimir Putin menerima tamu istimewa di Kremlin: Steve Witkoff (Duta Khusus Trump) dan Jared Kushner (menantu Trump).

Rencana Perdamaian Baru: Pertemuan ini dikabarkan membahas proposal perdamaian versi AS yang lebih konkret.

Komitmen Rusia: Kremlin menyatakan tetap terbuka untuk berunding, merujuk pada kesepakatan-kesepakatan awal yang sempat dibahas dalam pertemuan di Anchorage, Alaska. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *