Subscribe

IKN Jadi ‘Laboratorium’ Kota Masa Depan, Ilham Habibie: Referensi Baru Buat Indonesia!

2 minutes read

PENAJAM PASER UTARA, nasaetamnews.com : Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar proyek pindah kantor pemerintahan. Lebih dari itu, IKN diproyeksikan menjadi blueprint atau standar baru bagaimana sebuah kota masa depan seharusnya dibangun.

Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ilham Akbar Habibie, menyebut IKN sebagai referensi utama pembangunan kota di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat meninjau langsung progres di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kamis (25/12).

IKN Sebagai ‘Live Lab’ Raksasa

Kenapa IKN spesial? Menurut Ilham, membangun kota dari nol (from scratch) memberikan kesempatan langka bagi para insinyur untuk berinovasi tanpa hambatan infrastruktur lama.

“IKN bisa menjadi laboratorium bagi pembangunan di tempat-tempat lainnya ke depan. Di era reindustrialisasi dan digitalisasi ini, peran insinyur adalah aktor utamanya,” kata Ilham Habibie.

Panggilan Buat ‘Insinyur Muda’ Kaltim

Nggak cuma soal fisik bangunan, IKN juga fokus pada pemberdayaan anak muda lokal. Melalui program Mahasiswa Kaltim Goes to IKN 2025, Otorita IKN dan PII menggandeng mahasiswa dari berbagai kampus top di Kalimantan Timur, seperti:

  • Universitas Balikpapan
  • Universitas Muhammadiyah Kaltim
  • Politeknik Negeri Samarinda, dan lainnya.

Tujuannya jelas: Menyiapkan mereka menjadi calon pemimpin dan profesional yang langsung terjun membangun tanah kelahiran mereka sendiri.

Menuju ‘Ibu Kota Politik’ 2028

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa pembangunan kini masuk ke tahap yang sangat strategis. Berdasarkan Perpres No. 79 Tahun 2025, target besar sudah dipasang.

Target 2028: IKN secara konstitusi dan hukum diproyeksikan resmi menjadi Ibu Kota Politik Indonesia.

Kolaborasi: Sinergi antara pemerintah pusat, Pemprov Kaltim, dan kaum profesional (PII) diperkuat untuk memastikan timeline ini berjalan mulus. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *