Kilang Balikpapan Rilis UltraDex: BBM “Hijau” Standar Euro 5, Target 265 Ribu Barrel Per Bulan!
Balikpapan, (nusaetamnews.com) : PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) baru saja bikin gebrakan di penghujung tahun. Setelah sukses dengan DieselX di Balongan, kini giliran Kilang Balikpapan yang resmi meluncurkan UltraDex—produk gasoil ramah lingkungan setara standar Euro 5, pada Kamis (18/12).
Enggak main-main, Kilang Balikpapan membidik target produksi hingga 265 ribu barrel per bulan. Ini jadi bukti nyata kalau kilang kebanggaan Indonesia ini makin serius mendukung transisi energi hijau.
Kenapa UltraDex Spesial?
Bukan sekadar bahan bakar biasa, UltraDex hadir dengan teknologi pemurnian presisi. Hasilnya? Kandungan sulfurnya super minim, maksimal cuma 10 ppm.
“Sebagai milestone awal, kami melakukan pengiriman perdana sebanyak 53.500 barrel. Ini langkah pembuka sebelum nantinya kita tancap gas produksi penuh untuk memenuhi kebutuhan pasar,” ungkap Pjs. Sekretaris Perusahaan KPI, Milla Suciyani, Minggu (21/12).
Performa Kencang, Emisi Rendah
Buat kamu yang peduli sama performa mesin sekaligus lingkungan, UltraDex adalah jawabannya. General Manager Kilang Balikpapan, Novie Handoyo Anto, menjelaskan dua keunggulan utama produk ini:
- Pembakaran Efisien: Bikin performa mesin diesel lebih stabil dan bandel.
- Ramah Lingkungan: Mendukung ambisi Net Zero Emission 2060 karena emisi gas buangnya jauh lebih rendah.
“Ini komitmen kami. Kemampuan kilang memproduksi BBM rendah sulfur membuktikan Pertamina siap menghadapi standar lingkungan yang makin ketat,” tambah Anto.
Inovasi untuk Masa Depan
Direktur Utama KPI, Taufik Aditiyawarman, juga memberikan jempol atas kerja keras tim di lapangan. Menurutnya, UltraDex bukan cuma soal angka produksi, tapi soal menjaga ketahanan energi nasional dengan cara yang lebih modern dan berkelanjutan. Sebagai catatan, KPI kini menjalankan bisnis pengolahan minyak dan petrokimia dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan ini juga sudah tergabung dalam United Nations Global Compact, berkomitmen penuh pada operasional yang bertanggung jawab secara global. (ant/one)