Subscribe

Gaspol! Pemkab Kukar Dorong “One Village One Product”: Tiap Desa Wajib Punya Produk Andalan

2 minutes read

TENGGARONG, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) lagi semangat banget nih ngajak desa-desa buat mandiri. Lewat konsep “One Village One Product” (OVOP), setiap desa di Kukar didorong untuk menggali potensi lokal mereka—mulai dari padi, buah eksotis, hasil perikanan, sampai destinasi wisata—biar jadi sumber ekonomi yang menjanjikan.

Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, menegaskan kalau Pemkab nggak cuma sekadar kasih imbauan, tapi juga kasih dukungan modal dan alat yang nggak main-main.

Program “Sultan”: 100 Miliar per Kawasan!

Buat mendukung kemandirian desa, Kukar sudah menyiapkan amunisi berupa program 100 Miliar Kawasan Perdesaan Idaman Terbaik. Pemkab telah menetapkan lima kawasan utama yang masing-masing bakal diguyur dana fantastis tersebut untuk fokus pada ketahanan pangan.

Gak cuma itu, buat warga yang mau mulai usaha, ada program Kredit Kukar Idaman:

  • Bunga 0 Persen (Alias tanpa bunga, guys!).
  • Plafon hingga Rp500 Juta.
  • Berlaku untuk pelaku UMKM dan sektor pertanian luas.

Fokus ke Hilirisasi, Bukan Sekadar Jual Bahan Mentah

Dalam lokakarya bertema Komoditas Berkelanjutan dan Tangguh Iklim pada Senin (15/12), Ahyani menjelaskan kalau fokus pembangunan Kukar sekarang adalah hilirisasi.

“Kita dorong industri hulu ke hilir jadi satu kesatuan. Tujuannya supaya ekosistem ekonomi kita terintegrasi. Jadi, potensi daerah nggak cuma dijual mentah, tapi diolah biar punya nilai tambah dan melibatkan masyarakat lokal secara langsung,” ujar Ahyani di Tenggarong.

Kolaborasi Strategis

Agenda ini juga didukung oleh Yayasan Solidaridad Network Indonesia melalui lokakarya untuk merumuskan kerja sama konkret antar pemangku kepentingan. Harapannya, kelompok usaha tani di Kukar makin tangguh menghadapi perubahan iklim sekaligus tetap produktif menghasilkan cuan.

Dengan program yang terstruktur dan dukungan dana besar, desa-desa di Kukar diharapkan jadi motor penggerak ekonomi baru yang nggak cuma bergantung pada sumber daya alam tak terbarukan. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *