Subscribe

Kaltim “Go Global”! Ekspor Produk Olahan Senilai Rp37 Miliar Dilepas ke Pasar Internasional

2 minutes read

SAMARINDA (nusaetamnews.com) Kalimantan Timur kembali membuktikan taringnya di kancah perdagangan dunia. Bukan lagi soal batu bara atau minyak mentah, kali ini Pemprov Kaltim bersama Kementerian Perdagangan melepas komoditas ekspor bernilai tambah senilai 2,27 juta dolar AS atau sekitar Rp37 miliar!

Produk-produk made in Kaltim ini resmi meluncur menuju negara-negara powerhouse seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, hingga Korea Selatan.

Bye-bye Komoditas Mentah, Welcome Hilirisasi!

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menegaskan kalau momen ini adalah bukti nyata pergeseran ekonomi Benua Etam. Produk yang dikirim kali ini bukan barang mentah, melainkan hasil olahan keren seperti:

  • Plywood & Produk Kayu
  • Olahan Karet & Seafood
  • Pakan Ternak
  • Charcoal (Arang) & Damar Batu

“Hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) jadi booster buat Kaltim bertransformasi jadi superhub ekonomi. Struktur ekonomi kita sudah bergeser, nggak cuma bergantung pada komoditas mentah, tapi makin kuat di sektor hilirisasi dan industri hijau,” ujar Sri Wahyuni saat acara pelepasan di PT Orimba Alam Kreasi, Samarinda, Rabu.

Samarinda Masuk “Elite List” Kemendag

Nggak sembarangan, Samarinda terpilih jadi satu dari delapan kota di Indonesia yang melaksanakan pelepasan ekspor serentak nasional. Plt Kepala Badan Kebijakan Perdagangan, Johni Martha, menyebut pemilihan ini karena Samarinda sukses melakukan transisi dari industri ekstraktif ke manufaktur dan jasa.

Kerennya lagi, ekspor kali ini melibatkan tujuh pelaku usaha menengah lokal. Ini jadi sinyal kuat kalau pengusaha daerah punya kualitas yang diakui dunia.

Dukungan “UMKM Bisa Ekspor”

Buat kamu para pelaku usaha lokal, jangan mau kalah! Kemendag menjanjikan bakal terus mengawal produk-produk daerah lewat program UMKM Bisa Ekspor.

“Kami siap fasilitasi, mulai dari branding di ajang internasional sampai carikan buyer di luar negeri. Pemerintah daerah tinggal kurasi produk terbaiknya, kami yang buka jalannya di pusat,” tambah Johni.

Secara nasional, Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas ekspor dari 31 perusahaan dengan total nilai mencapai 58,77 juta dolar AS. Selain Samarinda, kota-kota besar seperti Batam, Makassar, dan Bali juga ikut dalam agenda besar ini. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *