Subscribe

Cetak “Wonderkid” dari Bontang: Pupuk Kaltim Guyur 17 SSB Dana Pembinaan & Coaching Clinic Bareng Legenda!

2 minutes read

BONTANG (nusaetamnews.com) : Pupuk Kaltim (PKT) membuktikan bahwa misi perusahaan nggak melulu soal bisnis, tapi juga soal mencetak bintang lapangan hijau masa depan. Lewat inisiatif sosial terbarunya, PKT resmi menyatukan pengembangan bakat atlet usia dini dengan bantuan nyata bagi komunitas sepak bola di Kota Bontang.

Bukan sekadar seremonial, langkah ini jadi angin segar bagi anak muda yang bermimpi jadi pesepak bola profesional.

1. “Bensin” untuk Operasional SSB

Nggak tanggung-tanggung, PKT menyalurkan dana pembinaan sebesar Rp165 juta yang dibagikan kepada 17 Akademi Sepak Bola (ASB) dan Sekolah Sepak Bola (SSB) di Bontang.

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal, menyebut bantuan ini adalah bentuk keberpihakan perusahaan agar pembinaan atlet muda nggak “mati suri”. Dana ini dialokasikan untuk:

  • Kebutuhan operasional harian.
  • Upgrade perlengkapan latihan yang layak.
  • Penyusunan kurikulum latihan yang lebih terstruktur.

2. Belajar Langsung dari Sang Legenda: Jacksen F. Tiago

Kejutan nggak berhenti di bantuan uang. PKT memboyong Direktur Borneo FC Academy sekaligus legenda sepak bola Indonesia, Jacksen F. Tiago, untuk memberikan coaching clinic.

Ratusan anak-anak Bontang mendapatkan materi fundamental, mulai dari teknik dasar hingga penguatan mental. Jacksen menekankan bahwa di usia emas, latihan harus seimbang antara kedisiplinan dan rasa senang (fun).

“Anak-anak butuh pendekatan yang menyenangkan tapi tetap disiplin. Inilah yang menentukan kualitas mereka di masa depan,” pesan Jacksen.

3. Sinergi Bareng Pemkot: Bola untuk Karakter

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memberikan jempol untuk inisiatif ini. Menurutnya, kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa korporasi dan pemerintah bisa jalan bareng membangun karakter generasi muda melalui olahraga.

Sebagai simbol keakraban, digelar juga laga persahabatan antara tim Pupuk Indonesia Grup melawan Pemkot Bontang. Skor bukan yang utama, tapi semangat kolaborasi itulah yang jadi pemenangnya.

4. Lebih dari Sekadar Olahraga

Bagi PKT, sepak bola kini jadi medium efektif untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Tujuannya jelas: menciptakan SDM unggul yang kompetitif dan berkarakter dari Bumi Etam. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *