Ajaib! Kaltim Go Green, Sukses ‘Suntik Mati’ Deforestasi Lewat Reboisasi Hampir 60 Ribu Hektare
Samarinda (nusaetamnews.com) : Guys, Kalimantan Timur (Kaltim) lagi kenceng banget healing alamnya! Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim baru aja mencatat pencapaian gokil dalam pemulihan ekosistem: 59.854,97 hektare lahan sukses direhabilitasi. Gede banget!
Ini adalah jurus pamungkas Kaltim buat jaga sistem penyangga kehidupan, terutama setelah lahan dirusak habis-habisan oleh aktivitas pertambangan dan deforestasi.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, di Samarinda, Minggu, confirm kalau lahan seluas itu sekarang udah disulap jadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan areal Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL). Spot-nya tersebar di 10 kabupaten dan kota se-Kaltim.
Menurutnya, langkah ini adalah investasi vital buat masa depan warga Kaltim.
“Menjaga lingkungan adalah cara kita merawat kehidupan dan berinvestasi untuk generasi emas. Kita harus sadar bahwa kerusakan lingkungan hanya akan membawa kemudaratan bagi masyarakat,” tegas Rudy.
Beliau juga memberi warning keras kepada semua sektor usaha—terutama pertambangan, perkebunan, dan kehutanan—untuk WAJIB melakukan reklamasi dan penghijauan di lahan yang udah nggak aktif.
Tujuan reklamasi? Simpel: Mengembalikan kualitas lingkungan yang udah sekarat biar bisa berfungsi normal lagi.
“Langkah ini juga buat memperbaiki kesuburan tanah dan menata kembali bentang alam yang rusak akibat penggalian atau eksploitasi,” tambahnya.
Data Valid & Siap Tanam Jutaan Bibit Keren
Joko Istanto, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim, spill kalau data rehabilitasi ini sudah tervalidasi 100% lewat aplikasi IKLH (SITALA) per 10 November 2025. So, it’s real!
Nggak cuma itu, Dinas Kehutanan Kaltim juga udah standby dengan stok 1.091.702 bibit pohon! Bibitnya macam-macam banget, total ada 36 jenis. Dari tanaman produktif kayak durian dan alpukat, sampai pohon endemik legend Kaltim seperti ulin, meranti, dan mangrove buat area pesisir.
Kaltim literally lagi serius banget nunjukin kalau mereka bisa bounce back dari kerusakan lingkungan. Salut! Ant/one)