Subscribe

Bintang Baru Paser Belengkong: Good Vibe dan Elegan di Balik Grand Opening Jutawan Ngopi

3 minutes read

PASIR BELENGKONG, NUSAETAMNEWS.COM : Nama Sutarmono bukanlah asing di Kabupaten Paser, dikenal sebagai pengusaha lokal yang sukses dengan berbagai lini bisnis. Namun, grand opening bisnis terbarunya, Jutawan Ngopi, pada akhir pekan lalu terasa berbeda. Ini bukan sekadar peresmian kafe, melainkan perwujudan visi yang merangkul komunitas.

Sejak pintu dibuka, nuansa elegan dan milenial langsung terasa. Interior kafe didominasi desain stylish yang Instagrammable, kontras dengan latar belakang desa Simpang Batu, Pasir Belengkong.

Keramahan Sang Owner

Di tengah keramaian tamu VIP, pejabat daerah, hingga warga biasa, sosok Sutarmono menjadi magnet utama. Ia nampak sumringah dan penuh energi, tak pernah berhenti berbaur dan menyambut setiap tamu.

Tidak ada sekat antara tamu penting dan warga biasa. Sutarmono terlihat menyapa ramah setiap undangan, bahkan melayani selfie bersama warga sekitar yang hadir.

“Ini rumah kita bersama. Saya ingin Jutawan Ngopi bukan hanya jadi tempat ngopi, tapi jadi ruang publik yang nyaman untuk semua kalangan, dari pejabat sampai anak muda di sekitar sini,” ujar Sutarmono dengan senyum yang hangat.

Keramahan Sutarmono ini seolah menegaskan komitmennya bahwa bisnis yang ia bangun di daerahnya harus memberikan dampak langsung dan inklusif bagi masyarakat sekitar.

Visi Next Level di Tangan Lokal

Kehadiran kafe berdesain milenial ini sejalan dengan pujian yang pernah dilontarkan Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, S.Sos. yang menyebut Jutawan Ngopi memiliki kualitas bintang lima meski berlokasi di desa. Ini menunjukkan ambisi Sutarmono untuk membawa standar bisnis perkotaan ke pelosok Paser.

Melalui kafe ini, Sutarmono tidak hanya berinvestasi pada properti, tetapi juga berinvestasi pada kualitas hidup dan pembentukan culture ngopi yang positif. Kesuksesannya menjadi trigger kuat bagi anak muda Paser untuk berani memulai usaha dengan standar kualitas tinggi.

Dengan desain yang elegan, vibes yang kekinian, dan keramahtamahan owner yang tanpa batas, Jutawan Ngopi resmi menjadi spot baru yang wajib dikunjungi di Paser, membuktikan bahwa bisnis premium bisa tumbuh subur di tangan pengusaha lokal yang peduli komunitas.

Lebih jauh kepada nusaetamnews.com, mono panggilan akrabnya menyebutkan Jutawan Ngopi merupakan wujud salah satu dari keinginannya memberikan kontribusi pada daerah kelahirannya. “kami ingin kecamatan Pasir Belengkong menjadi sentral sport wisata yang ada di kabupaten Paser.

Oleh sebab itu menurut tarmono, kerjasama dengan seluruh stake holder yang ada di Paser tak terkecuali pengusaha dan pemerintah harus bergandengan tangan, bekerja sama. Kami lanjut sutarmono perlu mendapat dukungan pemerintah terutama terkait dengan kemudahan perijinan.

Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Dampak paling terasa adalah pada sektor ketenagakerjaan. Sejak dibuka, Jutawan Ngopi langsung memprioritaskan rekrutmen warga lokal, terutama para pemuda-pemudi Pasir Belengkong.

“Kami benar-benar mengutamakan SDM dari Simpang Batu dan sekitarnya. Ini bukan hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga memberikan keterampilan baru dan standar kerja profesional kepada anak-anak muda di sini,” jelas sutarmono.

Dengan adanya sumber pendapatan baru, daya beli masyarakat di sekitar kedai pun perlahan meningkat, mengurangi ketergantungan para pencari kerja untuk hijrah ke kota.

Memicu Pertumbuhan UMKM Satelit

Keberhasilan Sutarmono menanamkan investasi di desa secara langsung memicu efek domino (multiplier effect) pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) satelit.

Area di sekitar Jutawan Ngopi nantinya diharapkan mampu menggeliatkan usaha kecil yang memanfaatkan lonjakan pengunjung:

  • Penyedia Jasa Parkir Lokal: Warga sekitar mendapat cuan tambahan dari pengelolaan parkir yang rapi.
  • Warung Makan Sederhana: Warung yang menjual makanan berat atau cemilan khas lokal mengalami peningkatan penjualan karena didatangi pengunjung Jutawan Ngopi yang ingin melanjutkan kuliner.
  • Pemasok Lokal: Kedai kopi yang membutuhkan bahan baku non-inti (seperti sayur, buah, atau kue tradisional untuk pelengkap) mulai memberdayakan petani atau pembuat kue dari desa terdekat.

Hal ini sejalan dengan program Paser Tuntas yang fokus pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan mendukung penuh visi Paser sebagai Spot Sport Tourism. (one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *