Mengenal Lebih Dekat: Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting)
Nusaeamnews.com: Program Genting adalah salah satu strategi utama dalam upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia, yang melibatkan peran serta aktif dari individu, kelompok, dan lembaga di luar pemerintah untuk menjadi “orang tua asuh” bagi keluarga berisiko stunting.
1. Definisi dan Tujuan Genting
- Definisi: Genting adalah gerakan sosial yang mendorong partisipasi masyarakat dan lembaga untuk secara sukarela memberikan dukungan (baik material, finansial, maupun edukatif) kepada anak atau keluarga yang berada dalam kondisi rentan stunting.
- Tujuan Utama: Memastikan anak-anak dari keluarga berisiko (terutama dalam periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan/HPK) menerima asupan gizi yang memadai dan perhatian yang optimal agar terhindar dari stunting, sekaligus memperkuat edukasi pola hidup sehat di tingkat keluarga.
2. Mekanisme Kerja “Orang Tua Asuh”
“Orang Tua Asuh” dalam konteks Genting tidak berarti mengadopsi anak, tetapi memberikan dukungan terfokus, meliputi:
- Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Dukungan finansial atau langsung berupa makanan bergizi (seperti telur, susu, protein hewani) yang diberikan secara rutin kepada balita stunting atau ibu hamil/menyusui yang berisiko.
- Dukungan Non-Material: Bantuan berupa edukasi langsung, konsultasi kesehatan, serta pendampingan untuk memastikan keluarga menerapkan sanitasi yang baik dan pola asuh yang benar.
- Kemitraan: Pihak yang menjadi Orang Tua Asuh bisa berasal dari individu mampu, perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR), Organisasi Kemasyarakatan, atau lembaga pemerintah/swasta lainnya.
3. Kaitan Genting dengan IKN/Kaltim
Di Kaltim, Genting sangat relevan mengingat tingginya angka stunting (22%) dan besarnya proyeksi pembangunan IKN. Pelaksanaan Genting di wilayah Kaltim dan delineasi IKN menunjukkan:
- Peran OIKN: Kantor OIKN menjadi tuan rumah acara Apresiasi Genting, menunjukkan komitmen OIKN untuk menjadikan IKN bukan hanya kota pintar, tetapi juga kota yang memiliki generasi sehat dan berkualitas.
- Sinergi Pentahelix: Genting adalah wujud nyata dari kolaborasi Pentahelix yang dicanangkan BKKBN, di mana perusahaan swasta dan komunitas lokal di Kaltim didorong untuk menjadi mitra strategis dalam pengentasan stunting.
4. Dampak yang Diharapkan
Melalui program Genting, diharapkan terjadi percepatan penurunan prevalensi stunting di Kaltim, terutama di wilayah sekitar IKN, sehingga mendukung pembentukan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan siap menghadapi era ibu kota baru. Program ini juga memperkuat rasa solidaritas sosial antarwarga Kaltim.
Secara keseluruhan, Genting adalah upaya kolektif untuk menutup kesenjangan gizi dan edukasi, memastikan bahwa tidak ada keluarga di Kaltim, khususnya di sekitar IKN, yang berjuang sendirian melawan risiko stunting. (one)