Subscribe

Kukar ‘Upgrade Skill’ Pengelola Lumbung Pangan

2 minutes read

Lawan Krisis Pangan & Jaga Stok Darurat, Manajemen Gudang Diperketat!

SAMARINDA , nusaetamnews.com: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak cepat. Bekerja sama dengan Pemprov Kaltim, mereka fokus meningkatkan kemampuan para pengurus lumbung pangan dan penyuluh pendamping. Tujuannya satu: Ketahanan pangan harus aman, bahkan di tengah kondisi darurat.

Peningkatan keterampilan ini diwujudkan lewat Pelatihan Manajemen Pengelolaan Lumbung Pangan Masyarakat, yang berlangsung di Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kaltim, Samarinda, sejak Jumat hingga Minggu (28-30/11/2025).

“Di tengah dinamika tantangan global, termasuk perubahan iklim dan fluktuasi harga komoditas, peran lumbung pangan masyarakat menjadi sangat vital. Karena itu, dibutuhkan manajemen lumbung yang terarah,” ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, di Samarinda, Minggu.

Lebih Dari Sekadar Gudang, Ini Soal Kedaulatan Desa

Akhmad Taufik menjelaskan bahwa lumbung pangan kini dikelola bukan hanya sebagai fasilitas fisik (gudang), tapi juga sebagai sistem tradisional yang dikembangkan secara bertahap, dari penumbuhan hingga kemandirian. Semua ini didukung oleh Kementerian Pertanian melalui Badan Pangan Nasional.

Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) punya peran strategis:

  • Menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan.
  • Menjadi cadangan pangan vital saat terjadi kerawanan akibat bencana atau gangguan produksi.
  • Merupakan simbol kemandirian, gotong royong, dan kedaulatan pangan di tingkat desa.

“Pengelola harus paham terkait manajemen yang memiliki banyak kaitan, mulai dari strategi pengelolaan SDM, pengembangan usaha produktif, pemeliharaan sarana, hingga stok yang tepat,” tegasnya.

Strategi Kukar Idaman Terbaik: Non-Ekstraksi

Pelatihan ini juga merupakan bagian integral dari visi besar Pemkab Kukar dalam transformasi ekonomi.

Taufik menyatakan bahwa Pemkab Kukar terus mengembangkan strategi untuk transisi ekonomi, khususnya melalui pengembangan sektor:

  • Pertanian dalam arti luas (hilirisasi).
  • Pariwisata.
  • Ekonomi kreatif.

“Transformasi ekonomi ini termuat dalam Misi ke-2 Kukar Idaman Terbaik, yaitu terbaik dalam mewujudkan pengembangan hilirisasi sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif sebagai pondasi ekonomi baru non-ekstraksi,” tutupnya. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *