GIMANA NASIBNYA? Ratusan Guru Honorer Kaltim: Niat Jadi PPPK, TERKENDALA SYARAT PENGALAMAN!
SAMARINDA, (nusaetamnews.com) : Youngsters – Drama status guru honorer di Kalimantan Timur (Kaltim) masih on-going! Ratusan guru super yang aktif mengajar kini berada di status “galau” karena terganjal urusan administrasi untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Rahmat Ramadhan, spill data di Samarinda, Rabu:
“Sekitar 600 hingga 700 guru honorer… masih belum memenuhi syarat pengalaman kerja minimal dua tahun. Ini menjadi hambatan utama mereka bisa ikut tes PPPK,”
Ugh, dua tahun pengalaman jadi challenge besar buat para pahlawan tanpa tanda jasa ini!
Dana BOSP Jadi Penyambung Hidup
Meskipun statusnya menggantung, Rahmat menegaskan bahwa proses belajar mengajar TETAP JALAN! Kelangsungan hidup dan gaji para guru honorer ini ditopang oleh Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) (yang dulu dikenal BOSDA).
Tanpa BOSP, sekolah-sekolah yang kekurangan guru (atau yang honorernya belum lolos PPPK) bakal kacau balau!
- “Guru honorer tetap kami dukung melalui BOSP, kalau guru honorer tidak ada, proses belajar pasti terganggu. Murid tentu akan dirugikan,” jelas Rahmat, menunjukkan betapa vitalnya peran mereka.
FYI: Data Pemprov Kaltim mencatat, sudah ada 10.000 guru berstatus PNS dan PPPK yang menerima insentif dari Pemprov Kaltim pada akhir 2024.
Kabar Baik: Insentif Naik!
Ada angin segar nih! Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, telah berkomitmen untuk menaikkan insentif guru honorer. Targetnya? Mencapai Rp1 juta per bulan kalau anggaran memungkinkan! Janji ini disampaikan saat Hari Guru Nasional 2025 sebagai respons atas tuntutan kesejahteraan.
DEADLINE AKHIR 2025 MENGHANTUI!
Isu ini nyambung banget sama isu nasional. Berdasarkan UU ASN, status honorer alias non-ASN bakal dihapus pada akhir 2025. Semua yang memenuhi syarat wajib masuk skema PPPK.
Komisi X DPR RI pun terus push pemerintah pusat agar masalah ini cepat kelar. Kita semua hope guru-guru hebat ini bisa segera mendapatkan status dan kesejahteraan yang layak! (ant/one)