Subscribe

POLISI VS DAMKAR: KENAPA WARGA LEBIH PERCAYA PEMADAM? MENKO YUSRIL IKUT HERAN!

2 minutes read

Makassar, nusaetamnews.com :  Ada fenomena unik yang lagi jadi trending topic di masyarakat: Kalau ada masalah, dari yang serius sampai yang super sepele, orang sekarang lebih pilih call Damkar (Pemadam Kebakaran) ketimbang Polisi!

Tren ini bahkan bikin Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, ikut geleng-geleng kepala.

“Saya membaca artikel masyarakat kalau ada apa-apa lebih senang menghubungi damkar dari pada menghubungi polisi,” ujar Menko Yusril saat memberikan Kuliah Umum di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Senin.

ULER MASUK RUMAH? PANGGIL DAMKAR, BUKAN POLISI!

Menko Yusril mengaku heran dengan job description Damkar yang kini meluas drastis. Mulai dari urusan:

  • Menangani binatang buas/berbisa (ular, buaya).
  • Kejepit teralis.
  • Sampai urusan yang remeh temeh.

“Kalau ada ular, ada buaya, yang dipanggil Damkar, bukan Polisi. Polisi dipanggil, polisi tidak bisa, Damkar bisa menangkap buaya, saya juga heran-heran tapi itu yang terjadi,” katanya di hadapan ratusan mahasiswa Hukum UMI.

PR POLISI: HILANGKAN RASA TAKUT

Menurut Menko Yusril, ini adalah pergeseran sosial yang harus dipikirkan serius. Alasan masyarakat memilih Damkar, kemungkinan besar karena mereka merasa lebih aman dan tidak ada rasa takut.

Fenomena ini adalah wake-up call bagi kepolisian.

“Nah, itu yang harus kita pikirkan sekarang, bagaimana polisi tidak menimbulkan rasa takut melainkan menimbulkan rasa mengayomi, menimbulkan rasa melindungi,” jelas Menko.

Selain itu, ia juga mengakui banyak kritik yang dialamatkan kepada para penyidik kepolisian terkait law enforcement.

Menko Yusril berjanji, semua kritik dan saran tersebut akan diterima untuk perbaikan internal. “Semoga di masa depan keadaannya lebih baik,” tutupnya, merespons pertanyaan mahasiswa soal reformasi kepolisian. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *