Subscribe

GURU JADI PRIORITAS! DISDIKBUD KALTİM GASPOL PERKUAT KOMPETENSI HINGGA PELOSOK

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Tolong dipantau! Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kini tengah fokus besar-besaran buat perkuat kompetensi guru sampai ke wilayah terpencil. Tujuannya jelas: Pemerataan kualitas pendidikan!

Armin, Plt Kepala Disdikbud Kaltim, bilang ini adalah keharusan.

“Pemerataan pendidikan dari wilayah perkotaan hingga pedesaan mutlak dilakukan agar tidak ada ketimpangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di masa depan,” kata Armin di Samarinda, Selasa.

FOKUS UTAMA: BAHASA INGGRIS & KUOTA GURU AGAMA

Disdikbud punya dua agenda utama untuk upgrade kualitas pengajar di Kaltim:

  1. Penguasaan Bahasa Inggris: Peningkatan kemampuan bahasa asing jadi prioritas utama. Ini demi persiapan program kelas bilingual untuk meningkatkan daya saing siswa Kaltim di kancah global.
  2. Penambahan Kuota Guru Agama Non-Islam: Pemerintah mengakui ada kebutuhan mendesak untuk penambahan kuota tenaga pengajar, khususnya bagi guru agama di luar Islam, demi menjamin terpenuhinya kebutuhan spiritual siswa yang beragam.

PGRI JADI BENTENG PERLINDUNGAN HUKUM GURU

Upaya Disdikbud ini mendapat support penuh dari PGRI Kaltim. Profesor Yonathan Palinggi, Ketua PGRI Kaltim, menegaskan bahwa guru itu sentral dalam mencerdaskan bangsa, makanya perlindungan profesi dan kesejahteraannya wajib dijamin.

Mekanisme Perlindungan PGRI:

  • MoU dengan Kapolri: Kasus yang menimpa guru harus diselesaikan secara internal terlebih dahulu, agar guru bisa fokus mengajar tanpa rasa takut.
  • Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH): Siap mendampingi guru dalam persoalan hukum.
  • Dewan Kehormatan Guru (DKG): Menjadi mekanisme utama penyelesaian masalah sebelum kasus masuk ke ranah hukum pidana.

PGRI bahkan mencontohkan keberhasilan advokasi mereka di kasus Luwu, di mana nama baik dua guru berhasil direhabilitasi oleh Presiden berkat pendampingan intensif dari PGRI.

TUNTUTAN KESEJAHTERAAN: HARAP INSENTIF TERUS NAIK

Terkait kesejahteraan, Yonathan berharap Pemda terus meningkatkan insentif dan tunjangan guru. Hal ini sejalan dengan komitmen Gubernur Kaltim yang ingin menjadikan Benua Etam sebagai barometer pendidikan nasional. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *