Subscribe

GILA! Meski Dana Daerah Dipangkas Rp7 T, Wagub Seno Aji Gass Anggaran Gratispol Jadi Rp1,4 Triliun

2 minutes read

SAMARINDA – Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Seno Aji, memastikan program bantuan pendidikan Gratispol tidak akan terganggu oleh pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang diprediksi mencapai Rp7 triliun tahun depan.

Bahkan, bukan hanya berlanjut, anggaran program beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa ini justru akan dilipatgandakan secara signifikan pada tahun 2026.

📈 Target: 140 Ribu Mahasiswa Dapat UKT Gratis

Wagub Seno Aji menegaskan bahwa Program Gratispol adalah harga mati dan harus tetap berjalan.

Intinya Program Gratispol tidak boleh hilang. Anggaran Gratispol tahun 2026 kami pastikan akan tetap berjalan,” tegas Wagub saat menjadi narasumber dalam diskusi “Tuk Ki Tak Ki Tuk Gratispol Supaya Baik Jalannya” yang digelar media online Arus Bawah, Kamis (20/11/2025).

Perbandingan Anggaran Gratispol:

Tahun Pagu Anggaran (Sekitar) Target Penerima
2025 (Realisasi) Rp200 Miliar 32.853 Mahasiswa
2026 (Prediksi) Rp1,4 Triliun 130 Ribu – 140 Ribu Mahasiswa (Semester 1–8)

🚨 APBD Kaltim Diprediksi Anjlok

Wagub mengakui bahwa APBD Kaltim tahun depan diprediksi turun drastis, dari Rp21 triliun menjadi sekitar Rp14 triliun, akibat pemotongan TKD. Penurunan ini jelas berdampak pada kapasitas fiskal daerah.

“Saat pembahasan anggaran, kami sudah diskusikan, ada kisaran anggaran Rp1,4 miliar hingga Rp2 triliun yang kita sisihkan. Kita simpan untuk memastikan bantuan pendidikan Gratispol tahun 2026 tetap bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

🔑 Fokus: Semua Anak Kaltim Dapat, Hindari Salah Sasaran

Wagub Seno Aji juga mewanti-wanti agar program beasiswa ini tidak salah sasaran, hanya dinikmati oleh anak-anak dari keluarga mampu.

  • “Karena itu kita putuskan, semua anak-anak kita nanti akan mendapat UKT gratis. Dan tidak menyulitkan mahasiswa,” tegasnya.
  • Pemerintah bergerak cepat untuk memanfaatkan bonus demografi 2030, dan program ini adalah investasi SDM Kaltim.
  • Deadline Serapan: Wagub meminta mahasiswa dan pengelola administrasi di PTN/PTS segera menyelesaikan proses administrasi beasiswa yang sedang berjalan, karena November–Desember wajib semua selesai.

🤝 Dukungan DPRD dan Akademisi

Anggota DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, mengapresiasi fokus pimpinan Kaltim pada pendidikan, yang dinilai sebagai investasi, bukan spending. DPRD melalui Komisi IV berjanji akan terus mengawal program ini.

Sementara itu, Direktur Pokja 30, Buyung Marajo, dan perwakilan Unmul, Defung, menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh, mulai dari payung hukum hingga dampak positif yang dihasilkan oleh program Gratispol bagi Kaltim. (sul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *