Subscribe

SMA Kaltim Level Up! Adopsi Kurikulum Riset Australia, Bidik Daya Saing Global

3 minutes read

Samarinda (nusaetamnews.com) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur serius “mencetak” siswa SMA yang siap bersaing di kancah global. Caranya? Dengan membangun ekosistem riset yang diadopsi langsung dari Universitas Adelaide, Australia!

Plt Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, mengatakan program riset ini bukan cuma formalitas, tapi fokus pada kesiapan siswa menghadapi dunia nyata.

“Jadi proyek riset di SMA unggulan itu sudah mulai dicanangkan, kita adopsi dari Universitas Adelaide Australia,” kata Armin di Samarinda, Sabtu.

Riset Wajib Sejak Masuk SMA

Armin menjelaskan bahwa di Adelaide, siswa SMA baru langsung diarahkan melakukan riset mengenai bagaimana mereka mempersiapkan diri agar bisa bersaing dan menentukan arah hidup setelah lulus.

SMA Negeri 10 Samarinda menjadi pioneer yang mengimplementasikan model riset terstruktur ini. Hasilnya, kebiasaan menulis siswa di sana sudah terbangun kuat sejak program ini dicanangkan.

Esai dan Bahasa Asing Jadi Kunci

Selain riset, Disdikbud Kaltim kini juga menggeber penguatan kemampuan menulis esai. Mengapa esai penting? Karena ini adalah salah satu syarat utama untuk tembus kuliah di luar negeri.

  • Fasilitasi: Disdikbud mengirimkan tenaga ahli yang fokus membantu siswa mempersiapkan diri untuk studi lanjut ke luar negeri.
  • Kolaborasi Lokal: Kerja sama juga dijalin dengan Universitas Mulawarman (Unmul) untuk membimbing guru dan siswa dalam kegiatan penelitian.

Pemerintah Siapkan Anggaran Khusus

Armin menegaskan komitmen Pemprov Kaltim melalui intervensi penganggaran khusus untuk mendukung program riset ini.

Program riset ini adalah andalan dalam Kurikulum SNP (Standar Nasional Pendidikan) Plus yang didesain Disdikbud Kaltim.

Kurikulum “Plus” ini tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga menekankan pada:

  1. Kemampuan Riset
  2. Komunikasi menggunakan Bahasa Asing

Tujuan Akhirnya? Membangun budaya ilmiah yang kokoh di lingkungan sekolah dan menghasilkan lulusan SMA Kaltim yang globally competitive.

Detail Kurikulum SNP Plus Disdikbud Kaltim

Kurikulum SNP Plus (Standar Nasional Pendidikan Plus) adalah kerangka pendidikan lokal yang bertujuan untuk melampaui standar yang ditetapkan secara nasional. “Plus” di sini merujuk pada penambahan kompetensi dan penguatan budaya ilmiah yang relevan untuk persaingan global.

Komponen Fokus Utama di Kurikulum SNP Plus Detail Implementasi Riset
Riset dan Inovasi Pembangunan Budaya Ilmiah di sekolah sejak dini. Proyek Riset Wajib: Siswa baru (terutama di SMA unggulan) diwajibkan mengambil proyek riset yang berorientasi pada penyelesaian masalah nyata (real-world problems), mengadopsi model Universitas Adelaide.
Keterampilan Menulis Ilmiah Penguatan kemampuan menyusun laporan, karya tulis, dan esai. Fokus Esai: Pelatihan intensif menulis esai (academic writing) sebagai bekal utama untuk pendaftaran studi lanjut ke universitas di luar negeri (persyaratan personal statement atau statement of purpose).
Kemampuan Berbahasa Asing Meningkatkan kompetensi komunikasi dalam bahasa asing (umumnya Bahasa Inggris) sebagai bahasa pengantar ilmiah dan global. Penerapan Bahasa Asing: Menggunakan bahasa asing dalam presentasi hasil riset, diskusi ilmiah, dan materi ajar tertentu, bertujuan untuk menghilangkan barrier komunikasi global.
Kolaborasi Eksternal Menghubungkan sekolah dengan dunia profesional dan akademik. Kemitraan Perguruan Tinggi: Kerjasama erat dengan universitas lokal (seperti Unmul) dan lembaga asing (seperti model Adelaide) untuk pendampingan guru dan siswa dalam metodologi penelitian.
Penganggaran Khusus Komitmen Pemerintah Provinsi dalam mendukung infrastruktur dan SDM riset. Intervensi Anggaran: Alokasi dana khusus untuk pengembangan fasilitas laboratorium, pembelian alat pendukung riset, dan biaya operasional pelatihan bagi guru dan siswa.

Kurikulum SNP Plus dirancang untuk mengubah paradigma dari sekadar menghafal materi menjadi menciptakan ilmu melalui riset dan kemampuan berpikir kritis, sehingga lulusan SMA Kaltim memiliki portofolio yang kuat dan kompetensi yang diakui secara internasional. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *