Subscribe

Digitalisasi UMKM: Program Go Digital & Go Export

2 minutes read

Nusaetamnews.com : Bank Indonesia di Kaltim (KPwBI Kaltim) gencar mendorong UMKM agar “naik kelas” dan mengurangi ketergantungan ekonomi daerah pada sektor tambang. Program unggulan BI Kaltim adalah:

1. Program Digital Kaltimpreneur

  • Fokus: Program pendampingan komprehensif yang dirancang untuk membekali UMKM dengan skill digital, mulai dari pemasaran online hingga pencatatan keuangan digital.
  • Materi: Pelatihan mencakup pemanfaatan teknologi digital, termasuk Artificial Intelligence (AI), untuk pengembangan bisnis, sistem pembayaran, dan strategi penguatan bisnis.
  • Sinergi: BI Kaltim berkolaborasi dengan universitas lokal (seperti Universitas Mulia) untuk pelatihan dan sertifikasi di bidang digital bagi pelaku UMKM.
  •  

2. QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard)

QRIS adalah bentuk nyata digitalisasi pembayaran yang telah diimplementasikan secara masif di Kaltim:

  • Realisasi Tinggi: Hingga Mei 2025, realisasi merchant (pelaku usaha) yang menggunakan QRIS di Kaltim mencapai 442,6 ribu, jauh melampaui target yang ditetapkan BI. Ini menunjukkan adopsi teknologi pembayaran digital yang sangat tinggi di tingkat UMKM.
  • Tantangan: Meskipun jumlah merchant tinggi, BI Kaltim terus mendorong peningkatan jumlah pengguna (user) agar pertumbuhan transaksi digital semakin masif dan inklusi keuangan meluas.

3. Export Kaltimpreneur (Go Global)

Ini adalah tingkatan tertinggi dalam program digitalisasi, di mana UMKM didampingi untuk menembus pasar internasional:

  • Capaian Nyata: Pada tahun 2025, program ini sukses mengantar 25 UMKM Kaltim menembus pasar ekspor, dengan komoditas unggulan seperti udang dan karet.
  • Nilai Ekspor: Pencapaian penjualan ekspor oleh peserta mencapai Rp316,7 Juta, ditambah dengan komitmen MoU senilai Rp5 Miliar (sekitar $312 ribu USD).
  • Visi: Program ini bertujuan menciptakan UMKM yang tidak hanya go digital tetapi juga go export dan bertransformasi menjadi UMKM hijau yang berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan IKN.

Secara keseluruhan, BI Kaltim sedang aktif membangun ekosistem yang siap secara digital, baik dari sisi moneter (persiapan Rupiah Digital) maupun dari sisi pelaku ekonomi (digitalisasi UMKM melalui QRIS dan Digital Kaltimpreneur). (one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *