Strategi Tiga Pilar Kaltim: Dongkrak Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) Demi Masyarakat Berkarakter Global!
SAMARINDA, nusaetambews.com : Kalimantan Timur tak hanya fokus pada pembangunan fisik dan pendidikan, tetapi juga serius menggenjot sektor budaya. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim meluncurkan strategi komprehensif yang menyinergikan Tiga Pilar Utama untuk mendongkrak capaian Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) daerah.
Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan, di Samarinda (Minggu, 9/11/2025), mengungkapkan bahwa peningkatan IPK memerlukan effort yang terstruktur. “Diperlukan pendekatan strategis berbasis data, penguatan SDM dan kelembagaan, serta sinergi lintas sektor,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Penyiapan Bahan Kebijakan Peningkatan IPK Kaltim.
Tiga Pilar Strategis Penguatan Budaya Kaltim
Rahmat menjelaskan bahwa fokus ke depan adalah mengintegrasikan setiap komponen kebudayaan secara utuh ke dalam sistem pembangunan daerah yang berkelanjutan. Tiga pilar yang menjadi fokus utama adalah:
| Pilar | Deskripsi dan Fungsi Utama | Tujuannya |
| 1. Pendekatan Berbasis Data | Menggunakan data dan pengukuran akurat untuk memetakan potensi budaya, tantangan, dan capaian secara terukur. | Memastikan kebijakan kebudayaan tepat sasaran dan terukur hasilnya. |
| 2. Penguatan SDM & Kelembagaan | Meningkatkan kapasitas dan profesionalitas sumber daya manusia dan lembaga-lembaga kebudayaan. | Menjadikan SDM budaya sebagai motor penggerak utama implementasi kebijakan di lapangan. |
| 3. Sinergi Lintas Sektor Solid | Membangun kolaborasi nyata antara pemerintah, lembaga kebudayaan, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya. | Menghindari upaya yang parsial atau tumpang tindih dan menciptakan kemajuan kebudayaan yang lebih masif. |
Visi Akhir: Budaya Sebagai Fondasi Pembangunan Manusia
Integrasi ini mencakup keseluruhan aspek: mulai dari pelestarian warisan budaya, pemanfaatan potensi, hingga pengelolaan yang profesional.
Rahmat menegaskan bahwa kolaborasi yang terstruktur ini bertujuan menjadikan budaya sebagai fondasi utama pembangunan manusia di Kaltim.
“Target jangka panjangnya adalah mewujudkan masyarakat Kaltim yang berkarakter kuat, memiliki identitas budaya yang jelas, serta mampu berdaya saing di tingkat global,” pungkas Rahmat.
Dengan sinergi tiga pilar ini, Kaltim siap memposisikan budayanya sebagai kekuatan vital yang mendukung kemajuan daerah dan mendukung peranannya sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN). (Ant/one)