Go Global! Kaltim Launching 77 Sekolah Bilingual, Siapkan Generasi Emas Spek Internasional
SAMARINDA, nusaetamnews.com : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) nggak main-main dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk era global dan menyambut IKN. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kaltim resmi meluncurkan program Sekolah Bilingual yang melibatkan 77 sekolah di sembilan kabupaten/kota. Ini adalah effort serius untuk menciptakan lulusan yang punya daya saing kelas dunia.
“Program ini adalah langkah strategis kita untuk menyiapkan Generasi Emas yang mampu bersaing di tingkat global,” tegas Armin, Plt Kepala Disdikbud Kaltim, di Samarinda, Sabtu (8/11/2025).
Metode Belajar Next Level: CLIL dan EMI
Program ambisius ini ditandai dengan workshop sekolah bilingual di Balikpapan, dihadiri oleh 77 wakil kepala sekolah. Puluhan sekolah ini tersebar merata, mulai dari Samarinda (19 sekolah), Balikpapan (7), Kukar (11), hingga Berau (16). Implementasi program ini dijadwalkan dimulai pada Tahun Ajaran Baru tahun depan (Tahun Intake 2026).
Untuk menjamin kualitasnya setara internasional, Disdikbud Kaltim menggandeng dua institusi top: Universitas Mulawarman dan Adelaide University dari Australia.
Kerja sama ini berfokus pada dua metode pengajaran inovatif:
- Content and Language Integrated Learning (CLIL):
- Siswa akan belajar mata pelajaran umum (seperti Sains, Sejarah, atau Matematika) sekaligus mengasah kemampuan Bahasa Inggris.
- Keuntungannya: Bahasa Inggris tidak hanya dipelajari sebagai mata pelajaran, tapi sebagai alat komunikasi untuk menguasai ilmu lain. Ini terbukti meningkatkan motivasi dan mempercepat penguasaan bahasa.
- English as a Medium of Instruction (EMI):
- Menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam pembelajaran.
Pendekatan ini dirancang tidak hanya membuat siswa fasih berbahasa Inggris, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis dan analitis mereka.
Visi Besar: Lulusan Kaltim Menuju Pasar Kerja Global
Program sekolah bilingual ini membawa harapan besar. Disdikbud Kaltim menargetkan:
- Lulusan Siap Kuliah ke Luar Negeri: Siswa memiliki bekal bahasa dan akademik yang cukup untuk melanjutkan studi di kampus-kampus internasional.
- Terserap Pasar Kerja Kompetitif: Lulusan siap berkompetisi dan terserap dalam bursa kerja global yang makin ketat.
“Pemerintah provinsi berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan sekolah yang menerapkan kelas internasional,” tutup Armin, menunjukkan visi jangka panjang Kaltim untuk menjadi pusat pendidikan unggulan, sejalan dengan statusnya sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN). (Ant/one)