AWAS! OJK WARNING PENIPUAN TIKET MURAH JELANG LIBURAN AKHIR TAHUN 2025!
Kepala OJK Kiky: Modus Jual Beli Online Tiket Diskon Paling Banyak Dilaporkan ke IASC!
Jakarta, nusaetam.news.com : Sobat traveler, hati-hati! Jelang musim liburan akhir tahun 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan warning keras. Modus penipuan penjualan tiket dengan harga miring (diskon gak masuk akal) diprediksi bakal ngetren lagi.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi (akrab disapa Kiky), bilang scam ini paling banyak diadukan.
“Biasanya saat lebaran atau akhir tahun, banyak sekali orang melakukan aktivitas dan banyak orang terkena (penipuan). Salah satunya yang paling utama adalah jual beli online, terutama yang paling banyak dilaporkan ke kita akhir-akhir adalah jual beli tiket secara lebih murah gitu,” tegas Kiky dalam konferensi pers RDKB.
Data Horror OJK: Kerugian Capai Rp7,5 Triliun!
Modus penipuan ini masuk melalui Indonesia Anti Scam-Centre (IASC) dan Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI). Data yang dicatat OJK menunjukkan betapa masifnya scam ini:
| Indikator IASC (Nov 2024 – 31 Okt 2025) | Jumlah |
| Total Laporan Diterima | 323.841 |
| Total Kerugian Dana Dilaporkan | Rp7,5 Triliun (!!!) |
| Rekening Dilaporkan | 530.794 |
| Rekening Sudah Diblokir | 100.565 |
| Dana Korban yang Sudah Diblokir | Rp383,6 Miliar |
Satgas PASTI Gaspol Berantas Ilegal
Selain scam tiket, Satgas PASTI juga gercep menindak kejahatan keuangan ilegal lainnya hingga Oktober 2025:
- 1.556 entitas Pinjol Ilegal distop.
- 285 penawaran Investasi Ilegal dihentikan.
- 2.422 nomor kontak debt collector Pinjol Ilegal diajukan pemblokiran ke Kominfo.
- 42.885 nomor telepon dilaporkan korban penipuan dimonitor.
Pesan Kunci: Jika ada penawaran tiket online dengan harga terlalu murah dan gak masuk akal menjelang peak season liburan, WASPADA! Pastikan transaksi melalui saluran resmi dan terpercaya untuk menghindari kerugian yang gede banget. (ant/one)