Subscribe

Protokol Siaga Musim Hujan: Antisipasi Banjir & Longsor

2 minutes read

1. Kesiapan Lingkungan (Pra-Bencana)

Ini adalah langkah pencegahan yang harus dilakukan jauh sebelum hujan ekstrem tiba:

  • Bersihkan Saluran Air: Pastikan gorong-gorong, selokan, dan saluran air di sekitar rumah dan lingkungan Anda bebas dari sampah, lumpur, atau material lain. Sumpatan adalah penyebab utama banjir lokal.
  • Pangkas Pohon Rindang: Lakukan pemangkasan terhadap dahan pohon yang sudah lapuk atau terlalu rindang di sekitar hunian untuk mengurangi risiko pohon tumbang saat terjadi angin kencang.
  • Perkuat Bangunan di Area Rawan: Bagi yang tinggal di lereng atau perbukitan, periksa dan perkuat dinding penahan tanah atau tebing. Perhatikan tanda-tanda retakan pada tanah atau bangunan sebagai indikasi awal pergerakan tanah.
  • Siapkan Tas Siaga Bencana (TSB): Siapkan tas ransel yang mudah dibawa, berisi kebutuhan esensial: obat-obatan pribadi, surat-surat penting (KK, KTP, ijazah, dll. dalam plastik kedap air), pakaian ganti, senter, peluit, makanan instan, dan air minum.

2. Saat Hujan Intensif (Saat Bencana)

Tingkatkan kewaspadaan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi dan durasi lama:

  • Pantau Informasi Resmi: Aktifkan notifikasi atau pantau secara berkala informasi dari BMKG dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) setempat mengenai peringatan dini cuaca, potensi banjir, atau status siaga.
  • Evakuasi Diri (Banjir): Jika air mulai naik dan memasuki rumah, segera matikan listrik dari meteran utama. Jangan pernah menyentuh sakelar atau peralatan listrik dalam kondisi basah. Segera pindah ke lantai yang lebih tinggi atau ke tempat evakuasi yang aman.
  • Perhatikan Debit Air Sungai: Bagi yang tinggal dekat sungai atau daerah dataran rendah, segera evakuasi jika debit air sungai meningkat drastis atau air mulai berwarna keruh kecoklatan.
  • Waspadai Longsor: Bagi yang tinggal di lereng, perhatikan suara gemuruh, munculnya mata air baru, atau pohon yang tiba-tiba miring. Jika terjadi hujan lebat lebih dari dua jam, jangan tunggu perintah, segera evakuasi ke tempat yang lebih datar dan aman.

3. Pasca-Bencana

Langkah yang harus dilakukan setelah banjir atau longsor mereda:

  • Jangan Terburu-buru Kembali: Tunggu instruksi resmi dari petugas berwenang bahwa area tersebut sudah aman untuk dimasuki.
  • Waspada Risiko Susulan: Tetap waspada terhadap bahaya susulan seperti banjir kiriman, longsor susulan, atau kabel listrik yang masih terendam.
  • Jaga Kebersihan: Segera bersihkan lumpur dan genangan air untuk mencegah penyakit, terutama DBD dan Leptospirosis. Gunakan alas kaki dan sarung tangan saat membersihkan.
  • Periksa Bangunan: Pastikan struktur rumah Anda masih aman sebelum ditempati kembali. Hubungi petugas atau ahli bangunan jika menemukan kerusakan struktural yang serius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *