Kaltim Money Flow Oktober 2025: The Power of QRIS dan “The New King” Industri Pengolahan!
SAMARINDA, nusaetamnews.com : – Guys, pergerakan uang di Kalimantan Timur pada bulan Oktober 2025 ini nggak cuma soal tambang dan APBD, tapi ada shift menarik yang wajib kita soroti! Meskipun ada gejolak di sektor tradisional, Bank Indonesia (BI) Kaltim mencatat ada “King Baru” yang mulai unjuk gigi dan “Digital Vibes” yang makin strong.
Sektor Dominan: The New King Adalah Industri Pengolahan
Selama ini, Kaltim identik dengan batu bara (Pertambangan dan Penggalian). Tapi, data terakhir (Triwulan III 2025, yang vibes-nya terasa di Oktober) menunjukkan adanya pergeseran signifikan.
| Sektor | Performance & Vibes | Kontribusi Terhadap PDB Kaltim |
| Industri Pengolahan | The New King! Pertumbuhan tertinggi, mencatatkan double digit (sekitar 15,12% yoy di TW II 2025). Didorong oleh hilirisasi dan proyek strategis. | Andil pertumbuhan tertinggi (sekitar 2,75%). |
| Pertambangan | Melambat! Sektor old school ini mengalami kontraksi (penurunan) karena harga komoditas global yang lesu dan faktor IKN yang menuntut transformasi. | Masih penyumbang PDRB terbesar, tapi dominasinya mulai goyah. |
| Akomodasi & Makan Minum | Paling Hype! Sektor ini tumbuh pesat (sekitar 9,97%), menandakan mobilitas, travelling, dan hangout sudah kembali normal dan IKN vibes mulai terasa. | Pertumbuhan yang significant dan nendang di ekonomi lokal. |
Key Takeaway: Ekonomi Kaltim sedang bertransisi. Ketergantungan pada tambang mulai dilepas, dan fokusnya beralih ke hilirisasi dan sektor jasa, terutama Industri Pengolahan. Ini adalah green light buat kalian yang mau bikin startup atau bisnis berbasis produk!
Money Flow Lokal: Kaltim Is The Digital Hub
Perputaran uang di Kaltim semakin canggih. Cashless sudah jadi lifestyle, dan Kaltim kini jadi juara transaksi digital di Pulau Kalimantan.
- Dominasi Digital: Kaltim menguasai 55% dari total transaksi digital di seluruh Kalimantan. Ini membuktikan adopsi teknologi keuangan di sini udah melesat jauh.
- QRIS Gak Ada Obat: Penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) terus booming, dengan pertumbuhan mencapai 144% (yoy). Mulai dari beli kopi di coffee shop estetik sampai bayar di warung makan, semua sat-set pakai QRIS.
- Target Ambisius: BI Kaltim menargetkan lebih dari 831.200 pengguna QRIS sepanjang 2025. Vibes IKN membuat Kaltim harus siap menjadi kota Smart, Clean, and Digital.
FYI Fiskal: APBD dan Dana “Ngendap”
Meskipun money flow di masyarakat didominasi digital, ada isu fiskal yang sempat jadi highlight di bulan Oktober:
- PAD Progress: Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim hingga akhir Oktober 2025 baru mencapai sekitar Rp6,8 Triliun.
- Dana “Tidur”: Sempat ada isu heboh mengenai dana Pemda Kaltim yang “mengendap” alias belum terpakai di bank dalam jumlah besar (sekitar Rp5 Triliun). Ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah) bagi Pemda untuk mempercepat penyerapan anggaran agar uang tersebut segera berputar dan menggerakkan ekonomi lokal.
Gimana guys, siap jadi bagian dari transformasi ekonomi digital dan industri pengolahan di Kaltim? (one)