Subscribe

Pemprov Kaltim ‘Gaji Fantastis’ Rp25 Juta/Bulan, Tapi Cuma Dokter Bedah & Anak yang Mau Siaga 24 Jam

2 minutes read

Samarinda, Nusaetamnews.com : Kabar gembira (dan juga tantangan) datang dari sektor kesehatan Kalimantan Timur! Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim serius banget meningkatkan layanan kesehatan rujukan dengan menggelontorkan insentif super menarik.

Dinas Kesehatan Kaltim resmi memberikan insentif sebesar Rp25 juta per bulan bagi dokter spesialis yang bersedia bertugas dalam program Pelayanan Siaga 24 Jam di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda.

Kenapa Insentif Jumbo?

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menjelaskan bahwa insentif ini adalah kompensasi atas komitmen mereka untuk bersiaga 24 jam secara bergantian di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Ini adalah bagian dari komitmen Pemprov Kaltim untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan rujukan bagi seluruh masyarakat di Kaltim,” kata Jaya di Samarinda, Kamis (30/10/2025).

Selama ini, pelayanan 24 jam di IGD sering didominasi dokter umum. Padahal, penanganan kasus vital di luar jam kerja sangat membutuhkan dokter spesialis yang biasanya hanya datang saat dipanggil (on call).

Siapa yang Sudah ‘Gaskeun’?

Program siaga 24 jam ini sudah dimulai sejak awal Oktober 2025. Namun, sayangnya, animo dokter spesialis untuk siaga penuh waktu (dapat insentif Rp25 juta) masih terbatas.

  • Sudah Daftar Penuh Waktu (Siaga 24 Jam): Dokter Bedah dan Dokter Anak.
  • Masih On Call (Belum Ada Pendaftar Penuh Waktu): Dokter Penyakit Dalam dan Dokter Kebidanan (Obgyn).

Keempat spesialisasi dasar inilah yang diprioritaskan wajib siaga di RSUD AWS. Untuk spesialisasi yang belum ada pendaftarnya, status pelayanannya masih tetap on call sesuai kebutuhan pasien mendesak.

Total anggaran yang dialokasikan Pemprov Kaltim untuk insentif dokter spesialis siaga ini pun tidak main-main, mencapai Rp16,8 miliar! Semoga insentif fantastis ini bisa segera menarik lebih banyak spesialis vital lainnya untuk bergabung! (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *