Subscribe

Tenggelam di Sungai Karang Mumus, Remaja 18 Tahun Masih Dicari Tim SAR Gabungan

2 minutes read

SAMARINDA, nusaetamnews.com :  Guys, Tim Search and Rescue (SAR) gabungan di Samarinda, Kalimantan Timur, gaspol lagi buat hari kedua pencarian seorang remaja yang tenggelam di Sungai Karang Mumus. Metode yang dipakai? Penyisiran dan Penyelaman!

Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, bilang fokus pencarian kali ini di area yang potensi arusnya gede banget alias korban diduga terbawa arus jauh.”Operasi pencarian pada hari kedua ini difokuskan pada area yang memiliki potensi besar korban terbawa arus,” kata Mardi di lokasi, Jumat.

Pencarian dimulai dari pagi, dibagi per sektor sejauh 2 kilometer ke arah hilir. Masalahnya? Arus Sungai Karang Mumus lagi deras ditambah lagi cuaca hujan deras dari pagi. Double challenge!

Mardi menegaskan, meskipun sempat delay sebentar gara-gara hujan intensitas tinggi, semua unsur tim SAR tetap fokus maksimal dan standby buat nemuin korban.

“Tadi pagi, pencarian memang sempat tertunda, karena hujan dengan intensitas tinggi, namun begitu hujan mereda, kami lanjutkan pencarian,” jelasnya. Mereka juga janji bakal utamain keselamatan personel dan efektivitas pencarian.

Kronologi: Remaja Berenang Saat Sungai Deras Sisa Banjir

FYI, tragedi ini terjadi Kamis (23/10) sekitar pukul 16.00 Wita. Korban, Muhammad Fajar (18), berenang bareng temannya di sungai itu.

Sungai lagi deras banget karena sehari sebelumnya Samarinda dan daerah hulu diguyur hujan lebat sampai banjir di mana-mana. Alhasil, sisa air banjir mengalir super deras ke sungai.

Nahas, Fajar yang lagi berenang enggak kuat menahan arus deras dan langsung terseret hingga tenggelam. Temannya enggak bisa bantu.

Info kejadian langsung masuk ke Pos SAR Samarinda pukul 17.50 Wita. Tim SAR (Basarnas) lengkap dengan gear langsung bergerak cepat nyisir lokasi hingga malam, dan dilanjutin lagi hari ini.

SAR gabungan yang ikut all-out dalam pencarian ini meliputi Pos SAR Samarinda (Basarnas), Satpolairud, Koramil, Polsek KP3 Pelabuhan Samarinda, BPBD Kota Samarinda, Disdamkar, plus relawan dan keluarga korban. Semoga korban cepat ditemukan! (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *