Subscribe

Presiden Prabowo Nggak Mau Hukum  Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah: Mending Jaksa Ganti Rugi Ayam yang Dicuri!

2 minutes read

JAKARTA, nusaetamnews.com : Presiden RI Prabowo Subianto tegas menyuarakan keprihatinannya soal keadilan hukum di Indonesia. Ia meminta para penegak hukum (hakim, jaksa, polisi) untuk stop menerapkan prinsip “tumpul ke atas, tajam ke bawah”, karena hal itu dinilai sebagai tindakan yang zalim dan jahat.

Pernyataan keras ini disampaikan Presiden Prabowo usai menyaksikan penyerahan cuan hasil rampasan korupsi ekspor sawit sebesar Rp13,2 triliun di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin.

Curhat Kasus Bocah SD Curi Ayam & Ibu Curi Pohon

Presiden Prabowo menceritakan dua kasus kecil yang dulu sempat viral dan membuat masyarakat geleng-geleng kepala:

  1. Anak SD Ditangkap karena Mencuri Ayam: “Saya ingat benar itu. Ini tidak masuk di akal. Hakim, jaksa ada apa ngejar, iya kan. Anda pasti ingat peristiwa itu.”
  2. Ibu-ibu Ditangkap Mencuri Pohon: “Ada lagi ibu-ibu ditangkap mencuri pohon. Mungkin ingat juga peristiwa itu, ya. Ada apa? Penegak hukum harus punya hati.”

Prabowo menyoroti, alih-alih mengejar kasus kecil, penegak hukum seharusnya punya hati dan empati untuk membela rakyat kecil.

Aksi Sat Set Prabowo: Beasiswa untuk Bocah Pencuri Ayam

Prabowo bahkan menunjukkan aksinya membela anak SD pencuri ayam tersebut. Ia memanggil sang bocah ke kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, dan memberikannya beasiswa.

“Jangan istilahnya apa? Tumpul ke atas, tajam ke bawah. Itu zalim itu, itu angkara murka, jahat,” tegas Prabowo.

Ia bahkan memberikan solusi all out untuk penegak hukum:

“Orang kecil, orang lemah harus dibela, harus dibantu. Kalau perlu si hakim, si jaksa atau si polisi pakai uangnya sendiri ganti ayamnya, anaknya dibantu.”

Gadget Bikin Presiden Capek Kena Laporan Rakyat!

Presiden Prabowo berharap praktik hukum yang diskriminatif ini tidak terjadi lagi. Ia berkelakar, di era teknologi ini, rakyat kecil bisa langsung ngadu dan mention Presiden lewat gadget.

“Kalau ada apa-apa mereka punya gadget. Yang repot laporannya selalu langsung ke Presiden, itu yang capek itu. Pak Prabowo begini, waduh, saya harus bereaksi karena itu rakyat kita, rakyat saya,” katanya. Di akhir sambutannya, Kepala Negara memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung yang sudah gigih melawan korupsi. Namun, ia mengingatkan para penegak hukum harus membela yang lemah dan menegakkan kebenaran. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *