Subscribe

Menjelajahi Vibes Malam Samarinda, dari Nasi Kuning Legendaris hingga City Light di Atas Bukit

3 minutes read

Samarinda di malam hari punya pesona unik yang jauh dari kata monoton. Kota ini bertransformasi menjadi ruang hangout yang asyik, didominasi oleh kuliner legendaris dan kafe-kafe kekinian dengan view yang Instagramable. Buat para “Anak Senja” dan “Pecinta Begadang”, nightlife di Kota Tepian menawarkan perpaduan antara kearifan lokal Kalimantan dengan hype ala anak muda metropolitan.

1. Kuliner Malam: The Real MVP

Di Samarinda, malam hari identik dengan perburuan makanan enak yang ramah di kantong. Ini dia line-up kuliner yang wajib kamu coba:

Nasi Kuning Legendaris (Ijay & Acil Kintul): Ini dia ikon kuliner malam Samarinda! Nasi kuning dengan lauk komplit (ayam, telur, sambal goreng) yang super gurih. Ada dua spot yang paling hits:

Nasi Kuning Ijay: Dikenal buka 24 jam di Jl. Lambung Mangkurat, selalu jadi penyelamat buat yang kelaparan dini hari.

Nasi Kuning Acil Kintul: Beroperasi mulai pukul 22.30 hingga subuh di kawasan Mangkurat, terkenal cepat habis, apalagi malam Minggu!

Warung Jinggo Kribo (Angkringan Vibes): Mirip angkringan Jawa, tempat ini menawarkan konsep kaki lima yang santai dan akrab di Jl. Pulau Samosir. Makanan sudah dibungkus satuan (nasi uduk, sate usus, sate telur puyuh), tinggal pilih, duduk, dan santuy! Tempat ini juga buka 24 jam dan jadi pilihan ngopi bareng di tengah malam.

Siang Malam di Tepi Mahakam: Restoran yang punya view langsung ke Sungai Mahakam. Datang malam hari, kamu bisa menikmati menu beragam sambil melihat lampu-lampu kota yang memantul di sungai. Vibes romantisnya dapet banget.

2. Tempat Nongkrong & Ngopi Kekinian

Fenomena ngopi dan work from cafe (WFC) juga merajalela di Samarinda. Kafe-kafe di sini menawarkan desain modern dan fasilitas yang nyaman, bahkan ada yang buka 24 jam!

D’Puncak & Puncak 30 Sidomulyo: Kalau mau lihat City Light Samarinda, dua tempat ini jawabannya. Berlokasi di dataran tinggi, kafe dan resto ini menyajikan panorama kota dari ketinggian. Cocok buat dinner romantis atau sekadar selfie dengan latar lampu kota yang gemerlap.

Kafe 24 Jam (Klinik Kopi & Tomoro Coffee): Buat mahasiswa atau freelancer yang butuh tempat begadang produktif, beberapa kafe kini menyediakan layanan 24 jam. Klinik Kopi (Jl. Juanda) dan Tomoro Coffee (Merak Square) jadi safe house buat yang dikejar deadline atau cuma mau hangout sampai pagi.

Taman Tepian Mahakam & Mahakam Lampion Garden (MLG): Area publik ini selalu ramai di malam hari. Di sepanjang Taman Tepian Mahakam, kamu bisa jalan santai sambil menikmati udara malam, sementara di dekatnya ada Mahakam Riverside Market dan MLG yang penuh dengan tenant makanan dan lampu-lampu lampion yang aesthetic.

3. Dinamika Nightlife: Bukan Sekadar Hiburan

Samarinda juga memiliki tempat hiburan malam (THM) yang menjamur, mulai dari kafe, tempat karaoke, hingga diskotek. Penelitian menunjukkan bahwa kehadiran THM ini memengaruhi gaya hidup sebagian kalangan muda, terutama mahasiswa, yang mencari tempat untuk relaksasi atau “melarikan diri” dari beban.

Namun, secara keseluruhan, spirit malam Samarinda bagi generasi milenial dan Gen Z lebih terarah pada aktivitas yang komunal dan low-budget: berkumpul di angkringan vibes, ngopi berjam-jam di kafe, atau menikmati pemandangan kota di ruang publik pinggir sungai. Mereka merawat tradisi kuliner lokal sambil mengadopsi gaya hidup cozy dan aesthetic ala generasi modern. (one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *