Subscribe

Pemkab Kutim dan TNI AL Berkolaborasi Amankan Pesisir dan Objek Vital Nasional

2 minutes read

Sangatta, nusaetamnews.com : Langkah strategis diambil Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk mengamankan wilayahnya. Pemkab Kutim resmi memperkuat kolaborasi dengan TNI Angkatan Laut demi menjaga keamanan area pesisir serta deretan objek vital nasional yang tersebar di wilayah tersebut.Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan bahwa koordinasi intensif dengan TNI AL menjadi kunci utama. Hal ini mengingat Kutim memiliki lanskap yang sangat luas, mulai dari kawasan hutan rimba, garis pantai yang membentang panjang, hingga perairan terbuka.Tak sekadar pengawasan wilayah laut, ruang lingkup kerja sama ini juga menyasar penanganan kondisi darurat, kesiapsiagaan bencana, hingga mitigasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan pesisir, khususnya ekosistem mangrove dan lahan gambut.Menurut Ardiansyah, sinergi ini sangat krusial untuk merespons berbagai potensi ancaman, mulai dari karhutla, bencana alam, hingga isu keamanan pesisir. Dengan koordinasi yang makin solid, seluruh elemen bisa langsung bergerak cepat dan saling menopang saat kondisi darurat terjadi.Pembahasan taktis ini telah dimatangkan dalam pertemuan antara Bupati Kutim dan Komandan Komando Daerah Angkatan Laut VIII, Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji, di Tanjung Bara kawasan operasional Kaltim Prima Coal. Agendanya turut dihadiri Ketua DPRD Kutim Jimmi bersama jajaran Forkopimda setempat.Ardiansyah menilai keterlibatan dan dukungan kualifikasi operasional dari personel TNI AL bakal membuat upaya pencegahan maupun penanggulangan darurat di lapangan jauh lebih efektif.Kutim sendiri memang punya karakteristik unik yang menantang. Selain didominasi area hutan yang luas, kawasan pesisirnya dipenuhi aktivitas industri dan pelabuhan yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.Ia menegaskan kemitraan ini tidak dirancang hanya sebagai respons saat timbul masalah, melainkan dibangun lewat komunikasi berkala dan langkah antisipasi sejak awal.Penguatan kolaborasi ini menjadi bagian dari manuver Pemkab Kutim dalam merajut sistem keamanan terpadu yang melibatkan pemda, TNI, Polri, pelaku usaha, hingga masyarakat. Lewat sinergi yang makin padu, perlindungan warga, kondusivitas wilayah, serta roda ekonomi daerah diharapkan bisa terus berjalan maksimal. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *