OIKN Penandatanganan Kerja Sama KPBU dan Investasi Swasta untuk Hunian Hingga Komersial di Nusantara
Penajam, nusaetamnews.com : Otorita Ibu Kota Nusantara resmi menandatangani perjanjian kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) sektor perumahan serta investasi murni di Kota Nusantara, Kalimantan Timur. Kesepakatan ini menjadi langkah nyata untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur hunian dan fasilitas penunjang di kawasan ibu kota baru.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa penandatanganan ini menegaskan komitmen berkelanjutan dalam melengkapi ekosistem fasilitas kawasan.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Sudiro Roi Santoso, menambahkan bahwa komitmen investasi baru ini mencakup alokasi lahan seluas 28,82 hektare untuk berbagai proyek strategis swasta dan BUMN. Nilai ini melengkapi proyek KPBU 109 rumah tapak senilai Rp2,8 triliun yang telah disepakati sebelumnya.
Salah satu pilar utama dalam kesepakatan ini adalah pembangunan delapan tower rumah susun atas prakarsa PT Nindya Karya (Persero) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A. Direktur Utama PT Nindya Karya, Firmansyah, menyebut hunian vertikal ini dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan tempat tinggal aparatur negara.
Proyek rusun tersebut berdiri di atas lahan seluas 68.390 meter persegi dan merangkum 288 unit hunian tipe 190 meter persegi bagi pejabat eselon III. Direktur Pengembangan Bisnis & SDM PT Nindya Karya, Eduard Batubara, mengungkapkan pengerjaan konstruksi ditargetkan tuntas dalam kurun 15 bulan.
Di samping hunian ASN, investasi murni turut menggeliat di berbagai sektor. PT Berdikari (Persero) menanamkan investasi senilai Rp177 miliar untuk proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi di atas lahan 17,27 hektare.
Sektor komersial dan gaya hidup di KIPP juga makin semarak. PT Indonesia Belt Road High Tech Development Park siap membangun kawasan terpadu Grand Vista Nusantara senilai Rp1 triliun yang mencakup area komersial, apartemen, dan perkantoran.
Kehadiran investor lain seperti PT Java Teak Indo dengan showroom mebel Jepara, PT Laziz Nusantara Grup yang menghadirkan restoran Arab, serta PT FYP Karya Perdana yang mengembangkan sarana olahraga dan komersial Teras Padu makin memperkuat kelengkapan fasilitas publik di Ibu Kota Nusantara. (ant/one)