Subscribe

Menko Hilirisasi Bahlil Targetkan Nilai Hilirisasi Indonesia Tembus 618 Miliar Dolar AS pada 2040

2 minutes read

Jakarta, nusaetamnews.com : Pemerintah Republik Indonesia terus mematangkan strategi besar tata kelola sumber daya alam. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, mematok target fantastis nilai hilirisasi nasional mencapai 618 miliar dolar AS pada tahun 2040 mendatang.

Dalam pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Bahlil menegaskan bahwa peta jalan (master plan) hilirisasi akan menyasar seluruh sektor unggulan, mulai dari mineral dan batu bara, minyak dan gas bumi, kehutanan, perikanan, hingga pertanian.

Strategi hilirisasi dipandang sebagai kunci utama untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mengubah posisi Indonesia dari sekadar pengekspor bahan baku (raw material) menjadi pemain kunci industri pengolahan dari hulu ke hilir.

Bahlil mencermati keberhasilan hilirisasi nikel sebagai bukti nyata keberhasilan lompatan nilai tambah. Ekspor nikel Indonesia yang pada periode 2017–2018 hanya berkisar 3,3 miliar dolar AS, melonjak drastis hingga menembus lebih dari 40 miliar dolar AS pada 2025. Untuk tahun 2026 ini, pemerintah membidik angka ekspor sektor mineral nikel sedikitnya mencapai 45 miliar dolar AS.

Selain memperkuat struktur pertumbuhan ekonomi, pengembangan industri pengolahan di dalam negeri dinilai menjadi pilar penting pembentuk kemandirian ekonomi nasional.

Guna mendukung tren pasar global yang makin menuntut industri hijau, Bahlil turut mengajak para investor domestik maupun mancanegara untuk menanamkan modal pada sektor energi baru terbarukan. Pemenuhan energi bersih ini diyakini bakal mendongkrak daya saing produk manufaktur Indonesia di panggung perdagangan internasional. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *