Subscribe

G darkness Perkuat Sistem Proteksi Kebakaran, Pemkot Samarinda Pasang Jaringan Pipa Hidran Gratis di Jalan Rajawali 1

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bergerak cepat memperkuat sistem proteksi dan penanganan kebakaran berbasis komunitas relawan. Wali Kota Samarinda Andi Harun menginstruksikan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) untuk segera berkoordinasi dengan Perumda Tirta Kencana guna memasang jaringan pipa hidran secara gratis di kawasan Jalan Rajawali 1.

Instruksi tegas tersebut disampaikan Andi Harun saat menerima audiensi dari Pengurus Yayasan Pasukan Mencegah Kebakaran (PMK) Balakarcana Kota Samarinda yang dipimpin oleh Ketua Umum Sidik Umardani.

Wali Kota menargetkan kajian teknis serta rincian biaya pemipaan air bawah tanah bersama Perumda Tirta Kencana ini dapat rampung dalam kurun waktu satu minggu ke depan secara transparan dan efisien.

Inisiatif ini lahir dari tindak lanjut aksi mandiri Yayasan Balakarcana yang telah membeli pilar hidran secara swadaya. Melalui kolaborasi ini, Pemkot Samarinda mengambil alih pekerjaan fisik penyambungan pipa bawah tanah ke saluran utama air bersih kota.

Pemasangan jaringan hidran ini dinilai sangat vital karena menyediakan pasokan air bertekanan tinggi secara berkelanjutan. Keberadaannya memangkas waktu operasional petugas dan relawan saat menjangkau kawasan permukiman padat atau gang sempit, sehingga armada pemadam tidak perlu lagi berulang kali bolak-balik mengisi ulang tangki air.

Selain merespons pemasangan hidran, Pemkot Samarinda juga mempertimbangkan usulan peremajaan armada operasional Balakarcana sesuai kemampuan APBD daerah. Saat ini Balakarcana mengandalkan 8 kendaraan dan 4 mesin pemadam portabel—yang mana sebagian mesin merupakan bantuan sejak tahun 1999.

Langkah percepatan infrastruktur penanganan kebakaran ini menjadi kebutuhan mendesak di Kota Tepian. Data Disdamkarmat Samarinda mencatat sepanjang tahun lalu terjadi 185 kasus kebakaran, sementara hingga Juli tahun ini angka kejadian telah menembus 133 kasus yang didominasi oleh korsleting listrik di kawasan permukiman warga. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *