Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi senilai Rp180 Triliun, Presiden Prabowo Bertolak ke Weda Bay Maluku Utara
Jakarta , nusaetamnews.com : Presiden Prabowo Subianto bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis pagi, menuju Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara. Kunjungan kerja ini dilakukan untuk meluncurkan 11 proyek strategis program hilirisasi bernilai fantastis, yakni mencapai 10,2 miliar dolar AS atau setara Rp180 triliun.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa agenda utama Presiden di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) meliputi pelepasan ekspor perdana baterai kendaraan listrik serta peresmian deretan proyek industri pendukungnya.
“Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara untuk meluncurkan program hilirisasi senilai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp180 triliun berupa ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan peluncuran 11 proyek program hilirisasi,” jelas Teddy.
Secara rincinya, 11 proyek raksasa tersebut mencakup komersialisasi empat proyek industri yang telah rampung serta peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk pembangunan tujuh proyek industri baru di kawasan terpadu IWIP.
Dalam penerbangan menuju Maluku Utara, Presiden Prabowo didampingi jajaran menteri Kabinet Merah Putih. Tampak hadir Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menko PMK Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, hingga Menteri PKP Maruarar Sirait.
Kunjungan ini menjadi aksi nyata pemerintah pascapelantikan Bahlil Lahadalia sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi. Bahlil menegaskan kementerian baru tersebut disiapkan khusus sebagai komando penggerak guna mempercepat konsolidasi serta eksekusi agenda Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam menggenjot hilirisasi sumber daya alam dan transisi energi nasional. (ant/one)