Subscribe

Jaga Stabilitas Fiskal Jelang 2027, Pemkot Samarinda Ketat Seleksi Belanja Daerah di APBD Perubahan 2026

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, Kalimantan Timur, memperketat pengendalian anggaran dengan selektif dalam berbelanja serta menerapkan skala prioritas. Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas fiskal daerah menjelang tahun anggaran 2027.

Sekretaris Daerah Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti menegaskan, pengetatan ini sejalan dengan disepakatinya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp3,756 triliun. Angka tersebut mengalami rasionalisasi dari pagu murni semula Rp3,969 triliun akibat koreksi pada pos penerimaan daerah.

Dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Triwulan III di Balai Kota Samarinda, Neneng meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memangkas program belanja operasional dan belanja modal yang belum mendesak.

“Kegiatan di masing-masing bagian kita kurangi yang memang tidak urgen, karena kondisi keuangan daerah,” ujar Neneng yang juga menjabat Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Samarinda.

Meski menerapkan efisiensi ketat, Pemkot Samarinda memastikan pemenuhan hak dasar aparatur tetap terjamin, seperti Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN dan jaminan kesehatan masyarakat. Sektor pelayanan dasar mencakup pendidikan, kesehatan, hingga penyelesaian utang tahun 2025 dipastikan aman.

Sisi legislatif melalui Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda turut mengingatkan agar penataan fiskal dilakukan cermat tanpa asumsi target yang terlalu optimistis. Banggar menekankan bahwa ketatnya ruang fiskal tidak boleh mengorbankan kualitas pelayanan publik primer dan keberlanjutan proyek infrastruktur strategis kota.

Melalui evaluasi APBD Perubahan 2026 ini, Pemkot Samarinda bersiap menyusun langkah strategis agar perencanaan anggaran tahun 2027 mendatang dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *